Pentagon Diduga Halangi Tim Transisi Biden Sua Biro Intelijen

CNN Indonesia | Sabtu, 05/12/2020 19:59 WIB
Rencana pertemuan antara Tim Transisi Joe Biden dengan biro-biro intelijen di bawah Kemenhan AS dihalangi oleh anak buah Trump. Gedung Departemen Pertahanan AS alias Pentagon. (Foto: SAUL LOEB / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anak buah Presiden AS Donald Trump di Departemen Pertahanan (Dephan) AS disebut mencegah tim transisi Presiden terpilih Joe Biden untuk bertemu dengan rekan-rekannya di badan intelijen di bawah Pentagon pekan ini.

Hal ini dikatakan oleh mantan pejabat senior intelijen yang dekat dengan tim transisi intelijen Biden kepada CNN, Sabtu (5/12).

Menurutnya, tim Biden belum dapat bertemu dengan pejabat badan intelijen militer di bawah Dephan AS, termasuk Badan Intelijen Pertahanan (DIA) dan Badan Keamanan Nasional (NSA).


Namun, Pentagon menyangkal tudingan tersebut. Seorang pejabat senior bidang pertahanan mengatakan Pentagon sudah memberikan pengarahan untuk pejabat transisi tentang masalah militer, termasuk kebijakan tingkat senior dan masalah keamanan internasional, tetapi bukan soal intelijen.

The Washington Post pertama kali melaporkan masalah tim Biden dengan kantor transisi Departemen Pertahanan terkait dengan upaya untuk menyebarkan teori konspirasi presiden terpilih.

Pekan lalu, rencana pertemuan antara tim peninjau badan di bawah tanggung jawab Biden dengan berbagai badan intelijen pertahanan sudah disusun.

Namun, Pentagon kemudian menyatakan tim Biden tidak akan terlibat dengan badan intelijen pertahanan sampai mereka memberikan daftar pertanyaan lebih dulu dan mencantumkan nama-nama orang yang ikut dalam pertemuan.

Permintaan tim Biden itu nantinya akan ditinjau oleh penasihat umum Departemen Pertahanan dan Kash Patel, loyalis Trump yang ditunjuk untuk memimpin transisi Pentagon.

Juru Bicara Pentagon Sue Gough membantah ada masalah dalam hal pertemuan antara tim Biden dengan pejabat intelijen di Dephan AS.

"Tim peninjau belum ditolak aksesnya. Kami terus bekerja untuk menjadwalkan semua wawancara, pengarahan, dan pembaruan yang diminta," dalih dia.

Seorang pejabat pertahanan mengatakan tim transisi Biden untuk bidang intelijen telah melakukan koordinasi langsung dengan badan-badan intelijen untuk wawancara, pengarahan, dan kunjungan lokasi.

Kemudian, Pentagon telah meminta mereka menghubungi Patel untuk semua permintaan wawancara dan kunjungan lokasi. Gough mengatakan kunjungan sementara akan dijadwalkan pekan depan.

Sementara, Juru Bicara Tim Transisi Biden, Ned Price, menolak berkomentar.

(aud/arh)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK