Emmanuel Macron Cerita soal 3 Gejala Usai Positif Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 19/12/2020 04:06 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron merasa kelelahan, sakit kepala usai terinfeksi virus corona. Karena gejala itu, ia harus memperlambat aktivitasnya. Emmanuel Macron merasa lelah dan sakit kepala usai terinfeksi corona. (AP/Olivier Hoslet).
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Jumat (18/12) mengatakan setelah dinyatakan terinfeksi virus corona dia merasa baik-baik saja. Tapi, ia mengakui corona harus membuatnya memperlambat aktivitasnya.

Itu terjadi akibat gejala seperti, kelelahan, sakit kepala dan tenggorokan kering yang ia alami usai terinfeksi corona. 

"Saya baik-baik saja. Saya memiliki gejala yang sama seperti kemarin; kelelahan, sakit kepala, batuk kering di mana-mana. Seperti ratusan ribu lainnya dari Anda," kata Macron seperti dikutip dari AFP, Jumat (18/12).


"Aktivitas saya sedikit melambat karena virus. Tapi saya tetap menjaga masalah prioritas seperti epidemi atau, misalnya, Brexit," katanya.

Kantor Kepresidenan Prancis pada Kamis (17/12) kemarin menginformasikan Emmanuel Macron positif terinfeksi corona. 

Sesuai dengan protokol kesehatan nasional Prancis, orang yang terinfeksi virus corona wajib mengisolasi diri selama tujuh hari.

Sementara itu usai informasi tersebut muncul, sejumlah pemimpin dunia yang sempat bertemu dan berinteraksi dengan Macron langsung melakukan isolasi mandiri. 

Isolasi pertama dilakukan oleh Perdana Menteri Portugis Antonio Costa. Ia membatalkan semua acaranya karena ia pernah makan siang dengan Macron pada Rabu (16/12) lalu.

Kedua, dilakukan oleh Presiden Dewan Eropa Charles Michel dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez. Kedua tokoh tersebut diketahui pernah menghadiri konferensi Paris yang diselenggarakan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD).

Ketiga, dilakukan oleh Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel. Ia mulai mengisolasi pada Kamis ini sambil menunggu hasil tes setelah dia menghadiri KTT Uni Eropa yang dihadiri Macron pada pekan lalu.

Keempat dilakukan oleh Perdana Menteri Prancis Jean Castex. Ia mengisolasi diri setelah kontak dengan Macron walau dia tidak menunjukkan gejala dan hasil tesnya negatif.

(AFP/agt)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK