Cerita WNI di UEA Terima Dosis Kedua Vaksin China

CNN Indonesia | Rabu, 06/01/2021 16:40 WIB
Seorang WNI di UEA yang menjadi relawan vaksin corona telah menerima suntikan dosis kedua vaksin buatan Sinopharm. Seorang WNI di UEA menerima dosis kedua vaksin Sinopharm. (Foto: AP/Ted S. Warren)
Jakarta, CNN Indonesia --

Uni Emirat Arab menjadi salah satu negara yang sudah mulai mengkampanyekan vaksinasi massal sejak pertengahan Desember lalu. Seorang warga negara Indonesia (WNI) sekaligus relawan vaksin di UEA, Gabriel Firmansyah telah menerima dosis kedua vaksin Covid-19 Sinopharm dari perusahaan China.

Gabriel menuturkan dirinya telah menerima suntikan kedua pada Sabtu (2/1), setelah sebelumnya menerima dosis pertama pada 11 Desember 2020.

"(Saya disuntik) 2 Januari 2021. Harusnya saya (disuntik) tanggal 1, tapi waktu saya ke majlis yang sama di tempat sebelumnya, ternyata lumayan ramai dan akhirnya saya ke tempat yang lebih dekat. Ternyata tidak boleh ke majlis yang berbeda karena kertas-kertasnya ada di majlis yang pertama," kata Gabriel kepada CNNIndonesia.com, Rabu (6/1).


Berbeda dengan proses ketika menerima suntikan dosis pertama, dia mengatakan jika relawan hanya perlu mengambil nomor antrean tanpa registrasi ulang.

"Hanya datang saja lalu bilang mau vaksin dosis kedua," ujarnya.

Ia menuturkan jika situasi tempat vaksinasi sempat sepi di awal-awal, kendati kemudian ramai sehingga mengharuskan relawan menunggu hampir dua jam sebelum mendapat nomor antrean.

Kendati demikian, protokol kesehatan tetap diterapkan.

"Karena saya datangnya awal, jadi masih sepi, tapi lama kelamaan makin ramai. Saya baru selesai setelah hampir dua jam di sana, saya dapat nomor antrian 10. Protokol kesehatan tetap diterapkan, kursi tunggu yang bisa muat 4 orang saja hanya boleh 2 orang," terang pria yang menetap di Abu Dhabi itu.

Lebih lanjut, Gabriel menuturkan sejauh ini diperkirakan sudah ada ribuan orang yang menerima dosis kedua vaksin Sinopharm.

Dia juga membeberkan keuntungan bagi relawan vaksin usai menerima dosis kedua. Sepuluh hari usai menerima dosis kedua vaksinasi Covid-19, relawan akan mengikuti tes PCR dan hasilnya akan muncul di aplikasi bernama Al Hosn.

Apabila tes menunjukkan hasil negatif, maka relawan akan mendapatkan tanda bintang emas (Gold Star) yang menandakan bahwa mereka sudah divaksinasi dan dibebaskan ke mana saja tanpa perlu tes PCR lagi.

"Enaknya (usai) dosis kedua nih nanti setelah 10 hari lagi, kita ambil tes PCR. Begitu hasil PCR keluar, kita bakal dapat gold star di aplikasi Al Hosn, jadi bintang itu jadi bukti kalau kita sudah vaksin dan bisa bebas ke mana saja tanpa PCR lagi. Tapi kalau ke luar negeri, tetap harus tes," kata pria berusia 21 tahun itu.

Efek samping dan relawan vaksin Sputnik V

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK