Mengulik Proses Inaugurasi Pelantikan Joe Biden

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 20:20 WIB
Presiden AS terpilih Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris akan dilantik pada Rabu (20/1) waktu setempat, menggantikan Trump. Presiden AS terpilih Joe Biden. (AP/Evan Vucci)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat terpilih Joe Biden dan Wakilnya Kamala Harris akan dilantik pada Rabu (20/1) waktu setempat. Biden akan menjadi Presiden AS ke-46 menggantikan Presiden Donald Trump.

Demi keamanan dan akibat pandemi virus corona, jumlah undangan yang akan menghadiri inaugurasi tersebut telah dikurangi dan taman National Mall juga sudah ditutup. Meski demikian, inaugurasi Biden akan tetap dirayakan dengan kemegahan.

Sebelum dinyatakan resmi sebagai presiden, Biden harus mengucapkan kata-kata berikut sebagai sumpah yang tertulis dalam Kontistusi:


"Saya sungguh-sungguh berusmpah (atau menegaskan) bahwa saya akan setia menjalankan Kantor Presiden Amerika Serikat, dan dengan kemampuan terbaik saya, melestarikan, melindungi, dan mempertahankan Konstitusi Amerika Serikat".

Biasanya, meski tidak harus, ketua Mahkamah Agung AS akan berperan mengurus sumpah tersebut. Jika ketua hakim berhalangan, dapat digantikan oleh hakim lain.

Dalam sejarah AS, satu-satunya wanita yang menyampaikan sumpah jabatan kepada seorang presiden adalah Sarah Hughes, ia merupakan hakim distrik federal di Texas. Hughes dipanggil ke Air Force One untuk menyumpah Lyndon B. Johnson sebagai presiden setelah insiden pembunuhan presiden John F. Kennedy.



Kemudian, biasanya kebanyakan presiden akan disumpah menggunakan Alkitab. Bahkan, Barack Obama menggunakan dua Alkitab sekaligus. Tapi lagi-lagi itu bukanlah keharusan, karena Thedore Roosevelt tidak menggunakannya.

Lebih lanjut, secara teknis, tidak ada keharusan untuk memberikan pidato pengukuhan, meski sejauh ini setiap presiden terpilih tetap menyampaikan pidato.

Dalam sejarah AS, pidato inaugurasi terpendek disampaikan oleh George Washington dengan 135 kata, sementara pidato terpanjang dimiliki oleh William Henry Harrison dengan lebih dari 8 ribu kata.

Sementara itu, sejumlah tamu akan hadir dalam inaugurasi pelantikan Biden, termasuk semua tamu VIP, anggota Kabinet baru dan yang lengser, anggota parlemen dan hakim Mahkamah Agung kemungkinan besar akan hadir, begitu pula Wakil Presiden Mike Pence yang akan lengser. Musisi terkenal seperti Jennifer Lopez dan Lady Gaga juga masuk dalam daftar.

Trump tidak akan menghadiri pelantikan, sesuatu yang sangat jarang bagi seorang presiden melewatkan inaugurasi peralihan kekuasaan.


Melansir CNN, Selasa (19/1), inaugurasi pelantikan presiden AS kali ini cukup berbeda dibanding yang sebelum-sebelumnya.

Biasanya, anggota Kongres mendapatkan sekumpulan tiket yang bisa dibagikan sesuka hati untuk beramai-ramai merayakan inaugurasi. Tapi tahun ini mereka masing-masing hanya mendapatkan satu tiket. Masyarakat juga telah diimbau menjauh dari lokasi acara.

Selain itu, tidak akan ada parade publik dari Capitol ke Gedung Putih, melainkan hanya berupa parade virtual.

(ans/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK