20 ABK Kapal Tanker Korsel Diizinkan Tinggalkan Iran

CNN Indonesia | Rabu, 03/02/2021 04:35 WIB
Kru kapal tanker Korea Selatan, MT Hankuk Chemi yang ditangkap berasal dari Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Myanmar. Iran mengizinkan 20 ABK Kapal Tanker Korsel meninggalkan negara tersebut. Ilustrasi (Morteza Akhoondi/Mehr News Agency via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iran mengizinkan sekitar 20 awak kapal tanker Korea Selatan (Korsel), MT Hankuk Chemi untuk meninggalkan negara itu, Selasa (2/2). Kapal tersebut ditangkap karena dugaan pencemaran di Teluk Persia sekitar satu bulan lalu.

Pembebasan ini terjadi ketika Teheran mendesak Seoul untuk melepaskan miliaran dolar aset Iran yang dibekukan di Korsel karena sanksi AS.

"Dalam tindakan kemanusiaan oleh Iran, awak kapal tanker Korea Selatan yang dituduh mencemari lingkungan Teluk Persia diizinkan meninggalkan negara itu," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam sebuah pernyataan, dikutip AFP, Rabu (3/2).


Izin bagi mereka untuk pergi telah diberikan atas "permintaan pemerintah Korea Selatan dan (dengan) kerja sama peradilan di Iran," ujar Khatibzadeh

Khatibzadeh tidak merinci apakah kru sudah pergi. Kasus kapal tanker dan kaptennya masih ditinjau, tanpa merinci lebih lanjut.

Kru yang ditangkap berasal dari Korea Selatan, Indonesia, Vietnam, dan Myanmar.

Menurut Khatibzadeh, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi diberitahu mitranya dari Korea Selatan bahwa Seoul sedang melakukan "upaya maksimum" untuk mengeluarkan dana secepat mungkin sebagaiman permintaan Iran.

Wakil Menteri Luar Negeri Korea Selatan Choi Jong-kun telah mengunjungi Teheran, 10 Januari lalu. Dalam kunjungan yang telah lama direncanakan itu membahas masalah tanker dan pencairan dana.

Choi Jong-kun bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif, yang mengatakan kepadanya bahwa "pembatasan" pada dana Iran adalah "hambatan terbesar" untuk hubungan bilateral mereka dalam situasi saat ini, seperti yang dilaporkan oleh kantor berita resmi Iran IRNA.

Sebelumnya, Pemerintah Iran berharap pemerintah Korsel segera mencairkan aset berupa uang sebesar US$7 miliar yang dibekukan akibat sanksi Amerika Serikat, jika ingin kapal tanker MT Hankuk Chemi segera dilepaskan.

Iran meminta Korsel tidak mempolitisasi penangkapan kapal tanker itu. Kapal tanker itu ditangkap dengan alasan mencemari lingkungan. Akan tetapi, menurut perusahaan pengelola MT Hankuk Chemi, Taikun Shipping, tidak ada indikasi pemerintah Iran menyelidiki kapal itu karena dugaan mencemari lingkungan.

(AFP/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK