Chauvin Divonis Bersalah, Biden Telepon Keluarga George Floyd

CNN Indonesia | Rabu, 21/04/2021 07:14 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden langsung menelepon keluarga George Floyd usai pembunuhnya, Derek Chauvin divonis bersalah oleh hakim. Presiden AD Joe Biden. (AP/Patrick Semansky)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Amerika Serikat Joe Biden langsung menelepon keluarga George Floyd usai pembunuhnya, Derek Chauvin divonis bersalah oleh hakim.

Biden merasa lega dengan putusan hakim itu.

"Tidak ada yang akan membuat semuanya lebih baik tapi setidaknya, Tuhan, sekarang ada keadilan," kata Biden dalam percakapan telepon dengan keluarga Floyd seperti dikutip dari AFP.


Chauvin, mantan perwira polisi Minneapolis dinyatakan bersalah atas semua dakwaan pembunuhan terhadap pria kulit hitam George Floyd, Selasa (20/4) waktu setempat.

Sementara itu, Biden juga menyerukan orang Amerika untuk bersatu. Tidak ada lagi perselisihan setelah ini terutama yang menyangkut kekerasan rasial.

"Ini adalah waktu bagi negara ini untuk bersatu, bersatu sebagai orang Amerika," katanya dalam sambutan yang disiarkan televisi secara nasional.

Wakil Presiden Kamala Harris juga meluapkan kegembiraan atas vonis bersalah Chauvin. "Ini adalah hari di mana keadilan ditegakkan di Amerika. Ini akan menjadi sejarah," kata Harris.

Chauvin didakwa melakukan pembunuhan atas kematian Floyd pada 25 Mei 2020. Anggota polisi berkulit putih itu menekan leher Floyd dengan lutut di lehernya selama lebih dari sembilan menit.

Chauvin tetap tak mengangkat lututunya ketika pria berkulit hitam berusia 46 tahun, yang diborgol, berulang kali berkata, "Saya tidak bisa bernapas," lalu meninggal.

Chauvin sendiri telah dipecat setelah kematian Floyd.

Jaksa berusaha untuk membuktikan bahwa kematian Floyd disebabkan karena sesak napas. Sementara Chauvin membela diri dengan menuding kematian Floyd karena obat-obatan terlarang dan riwayat kesehatan.

(dea/dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK