Junta Militer Tutup Perbatasan usai Kudeta di Guinea

CNN Indonesia | Senin, 06/09/2021 10:10 WIB
Perwira militer Guinea, Mamadi Doumbouya, mengatakan pihaknya menutup perbatasan negara dan membubarkan konstitusi serta lembaga negara. Militer tutup perbatasan usai kudeta pemerintahan Guinea. (AFP/CELLOU BINANI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Junta militer Guinea menutup perbatasan negara itu, baik jalur darat maupun udara, tak lama setelah melancarkan kudeta terhadap pemerintahan Alpha Conde.

Perwira militer Guinea, Mamadi Doumbouya, mengatakan pihaknya menutup perbatasan negara dan membubarkan konstitusi serta lembaga negara.

"Tugas seorang tentara adalah menyelamatkan negara," kata Doumbouya, dikutip Associated Press, Minggu (5/9).


Doumbouya menilai pemerintahan Conde salah dalam mengurus negara. Alasan ini mendorong pihaknya mengambil alih kekuasaan.

"Kami tak akan lagi mempercayakan politik kepada satu orang. Kami akan mempercayakannya kepada rakyat," lanjut Doumbaya.

Selain menutup perbatasan, militer juga menangkap Conde, selaku presiden terpilih Guinea. Di beberapa video yang beredar di media sosial, Conde tampak lesu dan kusut.

Ia juga dikelilingi pasukan tentara Guinea. Namun, sejauh ini, belum ada yang mengetahui kapan dan di mana video itu diambil.

Meski sejumlah pihak khawatir akan nasib presiden, Doumbouya mengklaim, ia dalam kondisi aman dan telah menemui dokter.

Usai dikabarkan menangkap presiden, di ibu kota Guinea, Conakry dan wilayah sekitarnya terdengar suara sejumlah tembakan.

Di media sosial juga beredar video orang-orang yang tampak bahagia dengan adanya penggulingan kekuasaan itu.



(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK