Viral Foto Taliban Main Perahu Bebek di Danau Taman Nasional

CNN Indonesia | Senin, 20/09/2021 17:13 WIB
Foto para anggota Taliban main perahu bebek di danau Taman Nasional Bamiyan, Afghanistan, viral di media sosial. Viral foto Taliban main perahu bebek di danau Taman Nasional Afghanistan. (AFP/BULENT KILIC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah foto di media sosial, menunjukkan setidaknya lebih dari 20 anggota Taliban lengkap dengan senapannya, terlihat bermain perahu bebek warna-warni di danau Taman Nasional Band-e Amir, Provinsi Bamiyan, Afghanistan, pekan lalu.

Salah satu foto itu menunjukkan seorang anggota Taliban mengarahkan granat bertenaga roket (RPG).

"Taliban di Provinsi Bamiyan, (ini adalah foto-foto asli)," tulis reporter, Jan Hake, di Twitter sembari melampirkan foto-fotonya.


Foto itu tentu mengundang komentar dari para netizen. Ada yang menyebutnya "Angkatan Laut Taliban." Ada pula yang khawatir akan wilayah itu yang tak lagi bisa dikunjungi.

Menurut laporan The National News, kunjungan Taliban ke wilayah itu untuk menyambangi anggota seniornya di Komisi Budaya, Anaamullah Samangani.

Samangani berperan sebagai petugas hubungan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Danau itu dianggap tempat yang relatif aman, sebelum pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus lalu.

Danau tersebut dikenal sebagai 'Grand Canyon of Afghanistan'. Taman Nasional Band-e Amir merupakan oasis danau biru yang memukau di tengah pegunungan Hindu Kush.

"Taman ini berfungsi sebagai ikon identitas orang-orang Afghanistan yang pada pada dasarnya menjadi lambang stabilitas selama tiga dekade," kata mantan anggota Wildlife Conservation Society, pada 2019 lalu, dikutip New York Post.

Pendiri perusahaan wisata yang berbasis di Inggris, Untamed Borders, James Willcox, mengatakan dahulu cukup aman membawa rombongan ke tempat itu.

"Setiap kali kami membawa orang ke (Band e-Amir), mereka senang," kata Wilcox.

Band-e Amir berjarak sekitar 75 kilometer dari Bamiyan, sebuah wilayah yang terkenal karena jejak masa lalu Buddha di area itu.

The Buddhas of Bamiyan, patung yang dibuat pada abad keenam, dihancurkan oleh Taliban pada tahun 2001.

Selain itu, kesan banyak orang soal Afghanistan hanyalah wilayah gurun yang kering, penuh perang, teror, kesengsaraan, dan fundamentalisme. Padahal semua hal di luar itu ada juga di negara tersebut.

"Jenis kehidupan yang biasa-biasa saja, tak terjadi di berita, tetapi terjadi di sekitar kita," katanya.

Kehadiran Taliban di muka umum dan melakukan hal-hal yang di luar dugaan juga terjadi bulan Agustus lalu.

Kelompok itu mengunjungi pusat olahraga dan mencoba alat-alat yang ada di sana. Video Taliban bermain bom-bom car dan komedi putar juga beredar di media sosial.

Dalam foto dan video yang beredar, meski berada di tempat hiburan atau arena bermain, mereka tetap melengkapi diri dengan senjata atau senapan.



(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK