Jalan Panjang Konflik Islam-Hindu di Bangladesh

CNN Indonesia
Minggu, 17 Oct 2021 14:20 WIB
Konflik antara Islam dan Hindu di Bangladesh telah dimulai sejak lama. Pemicunya beragam, mulai dari dendam pribadi hingga islamisasi. Ilustrasi. Konflik antara Islam dan Hindu di Bangladesh telah dimulai sejak lama. (AFP/MUNIR UZ ZAMAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Baru-baru ini, kericuhan yang memicu korban jiwa pecah di Bangladesh usai adanya tuduhan penodaan Al-Qur'an yang diletakkan di lutut dewa Hindu, Hanoman, dalam rekaman sebuah video yang viral.

Insiden yang dipicu sentimen agama telah beberapa kali terjadi di negara tersebut. Pemicunya beragam, mulai dari dendam pribadi hingga pemaksaan masuk Islam atau islamisasi.

Video itu diduga direkam saat festival keagamaan Durga Puja. Sejak video itu menyebar luas pada Rabu (13/10), sejumlah aksi demonstrasi telah berlangsung.


Kericuhan kali ini terjadi pada Jumat (15/10) lalu, setelah ratusan umat Muslim bergerak usai melaksanakan salat Jumat. Lebih dari 200 pengunjuk rasa itu menyerang kuil Umat Hindu. Ketika itu, mereka tengah mempersiapkan upacara festival Durga Puja.

Massa kemudian memukuli dan menikam seorang anggota eksekutif komite kuil hingga tewas.

Sejauh ini, tercatat ada enam orang yang tewas dalam rentetan aksi massa tersebut. Dua orang di antaranya meninggal dunia dalam aksi pada hari Jumat.

Protesters try to break a locked gate of the National Mosque during a demonstration after the Friday prayers in Dhaka on October 15, 2021, as protests began on October 13 after footage emerged of a Koran being placed on the knee of a figure of a Hindu god during celebrations for the Hindu festival of Durga Puja. (Photo by Munir Uz zaman / AFP)Kericuhan di Bangladesh akibat video Al-Qur'an di kaki Hanoman, salah seorang dewa Hindu. (AFP/Munir Uz Zaman)

Sebanyak empat orang meninggal akibat luka tembak saat polisi berusaha mengamankan massa pada Rabu. Di hari ini, dilaporkan sekitar 500 orang menyerang satu kuil Hindu di Hajiganj.

Ini bukan kali pertama bagi komunitas Hindu di negara mayoritas Muslim itu mengalami kekerasan.

Sebelumnya, pada Juli lalu, kelompok Islam radikal menyerang komunitas Hindu sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Insiden itu terjadi di Kalabari Union Parakata Bazar di Kotalipara, distrik Gopalganj, Bangladesh.

Mereka juga menggeledah toko-toko dan rumah umat Hindu. Kelompok itu juga bersumpah akan membuat umat Hindu menderita di hari Iduladha.

Menurut laporan DD News, yang dikutip Opindia, lebih dari 50 orang mengalami luka-luka, termasuk polisi.

Menurut laporan Minority Right Group International, sejak 2013, Bangladesh dilanda serangkaian insiden kekerasan yang menargetkan agama minoritas seperti umat Hindu, Buddha, dan Nasrani.

Simak sejarah konflik Islam-Hindu di Bangladesh selengkapnya di halaman berikutnya...

Jalan Panjang Konflik Islam-Hindu di Bangladesh

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER