Tanpa Ampun, Xi Jinping Kembali Tegaskan Hukum Mati Koruptor di China

CNN Indonesia
Rabu, 19 Jan 2022 15:46 WIB
Presiden China Xi Jinping kembali menegaskan tak ada ampun bagi para koruptor di negara itu dengan masih menetapkan hukuman mati. Xi Jinping kembali tegaskan tak ada ampun bagi koruptor di China, tetap berlakukan hukuman mati. (AFP/LUDOVIC MARIN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden China sekaligus sekretaris jenderal Partai Komunis China (PKC), Xi Jinping, berjanji akan mempertahankan akan bersikap tegas dan tak ada ampun bagi tindak korupsi di negara itu. Hukuman mati bagi koruptor akan tetap menjadi kebijakan Xi Jinping.

Penegasan itu kembali disampaikan Xi saat berpidato di rapat pleno keenam Komisi Pusat Inspeksi Disiplin (CCDI) BPK ke-19, Selasa (18/1).

"Kecenderungan-kecenderungan tak sehat tertentu yang telah lama tak dikendalikan sudah dikekang, banyak masalah yang lama mengganggu kita sudah diatasi, dan potensi bahaya serius di Partai, negara, dan militer telah dibasmi," kata Xi dalam rapat itu, dikutip Xinhua.


Xi mendesak upaya berkelanjutan untuk mencapai tujuan strategis agar para pejabat tidak berani, tidak mampu, dan tidak memiliki keinginan untuk korupsi.

"Kita harus sadar bahwa perang melawan korupsi masih berkecamuk," tegas Xi.

Ia juga menekankan upaya yang keras dan teguh dalam mempromosikan lebih lanjut tata kelola Partai yang ketat.

Masalah tata kelola yang lemah di organisasi Partai sudah ditangani dari tingkat dasar, dan langkah itu melalui reformasi.

Selain itu, ia meminta anggota partai setia pada misi mereka dan rakyat.

Xi menyerukan seluruh Partai harus bertindak secara konsisten di setiap kesempatan dan menerapkan keputusan dan kebijakan Komite Sentral Partai.

Dia mencatat beberapa tugas yang mengerikan dalam pertempuran, termasuk menjaga agar tak terpengaruh kelompok berkepentingan, mencegah pejabat punya perilaku merusak, serta mengidentifikasi dan menangani bentuk korupsi sembunyi-sembunyi. Xi juga beruoaya menghilangkan tempat berkembang biak untuk korupsi, bebas dari korupsi sistemik, dan meredakan risiko serta bahaya tersembunyi.

Praktik formalitas dan birokratisme adalah musuh bebuyutan Partai dan negara, kata Xi. Dia kemudian meminta para pejabat agar lebih solid bekerja demi kesejahteraan rakyat.

Pendidikan, manajemen dan pengawasan pejabat muda harus diperkuat untuk memastikan mereka setia dan bisa diandalkan, kata Xi.

Xi juga menuntut agar komite Partai di semua tingkat memperkuat pengawasan, terutama mereka yang memegang komando dan badan-badan terkemuka.

Pemimpin rapat itu, Zhao Leji, mengatakan pidato Xi menegaskan rencana strategis mereka untuk memperdalam tata kelola Partai yang ketat dalam semua aspek dan mempersiapkan pembukaan kongres nasional ke-20 Partai.

Sejak Kongres Nasional CPC ke-18 pada 2012, Komite Sentral CPC telah meningkatkan perilaku anggota partai, menjunjung tinggi integritas dan memerangi korupsi dengan keberanian dan tekad yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Eksekusi mati koruptor di China, baca di halaman berikutnya...



Banyak Koruptor China Dieksekusi Mati

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER