Jakarta, CNN Indonesia -- Pasukan khusus Amerika Serikat, terutama Navy SEAL, belum lama ini menjadi sorotan.
Salah satu kandidat pasukan elit AS dari Angkatan Laut itu tepat setelah melewati fase pendidikan latihan dasar (diklatsar) yang dikenal dengan Hell Week atau Pekan Neraka pada Jumat pekan lalu.
Sebagian negara memang memiliki sejumlah pasukan khusus dalam militernnya, terutama AS yang memiliki pertahanan terkuat di dunia. Biasanya, pasukan elit ini dibentuk untuk mengemban misi dan operasi khusus dan rahasia tingkat tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses perekrutan anggota pasukan khusus ini pun terkenal sangat sulit hingga tak jarang dikenal brutal oleh sebagian pihak bahkan eks peserta.
Berikut deretan pasukan elit AS yang disegani dunia.
Navy SEAL
Navy SEAL salah satu pasukan khusus dari Angkatan Laut AS. Untuk bisa bergabung dengan pasukan ini, kandidat harus melewati sejumlah tahap dalam pendidikan dan pelatihan dasar.
Salah satu fase yang ekstrem yakni Basic Underwater Demolition/SEAL. Biasanya, pelatihan berlangsung selama lima hari. Di fase tersebut, peserta pelatihan harus menahan dingin, lapar, kurang tidur, dan basah kuyup.
Saking ekstremnya, pelatihan ini sampai-sampai disebut Hell Week.
Tugas para anggota Navy SEAL di antaranya terlibat dalam serangan langsung, atau serangan terhadap musuh, melakukan misi pengintaian untuk melaporkan aktivitas musuh, dan turut mengambil peran dalam misi kontraterorisme.
FAST
Fleet Anti-terrorisme Security Team (FAST) merupakan pasukan khusus dari Angkatan Darat yang dilatih untuk melakukan pengawasan, pengamanan fisik, teknik pertempuran dalam kota, pertempuran jarak dekat serta menguasai seni bela diri.
Menurut military.com, unit ini berada di bawah Resimen Pasukan Keamanan cabang yang menyediakan pasukan keamanan khusus dan unit anti-terorisme yang terdiri dari Marinir Pasukan Keamanan. Marinir ini biasanya menjaga berbagai instalasi seperti pangkalan Angkatan Laut dan lain.
Marinir FAST memiliki pekerjaan yang sangat spesifik dan khusus. Mereka Sangat terlatih dan ditempatkan di seluruh dunia untuk melayani keamanan di lembaga pemerintah Amerika Serikat. Semisal kantor kedutaan di negara lain yang sedang dalam ancaman, maka unit ini yang mulai bergerak.
Selain unit pasukan khusus tersebut ada pula unit lain, seperti Air Force Pararescue, Pjs, Swick in training, Anglico dan Special Operations Weather Technicians.
Berlanjut ke halaman berikutnya >>>
5 Ragam Pasukan Elit AS yang Ditakuti Dunia
(Foto: Andrew Craft/Getty Images/AFP)
Delta Force
Delta Force merupakan kepanjangan dari The 1st Special Forces Operational Detachment-Delta (1st SFOD-D), unit pasukan khusus dari Angkatan Darat.
Menurut Historyhit, pasukan ini dibentuk pada 1977, oleh perwira dari Baret Hijau dan veteran perang Amerika di Vietnam. Ia pernah bertugas di British SAS (Special Air Service) selama konfrontasi Indonesia-Malaysia pada 1963-1966. Saat itu, Indonesia menentang pembentukan Federasi Malaysia.
Pasukan khusus ini juga salah satu unit yang paling "spesial" dan rahasia di militer Amerika. Delta Force dibentuk sebagai unit kontra-terorisme penuh waktu pertama di Washington.
Operasi Delta Force biasanya bersifat rahasia, diam-diam dan jarang dipublikasikan. Angkatan Darat bahkan tak pernah merilis lembar fakta terkait pasukan ini.
Delta Force aktif mulai akhir Perang Dingin, seperti Misi Penyelamatan Sandera Penjara Modelo. Mereka juga berhasil menangkap pemimpin Panama Manuel Noriega selama invasi AS ke Panama pada 1989.
Mereka juga terlibat dalam pertempuran Black Hawk Down di Mogadishu, Somalia, pada Oktober 1993. Pasukan ini diperintah untuk menangkap pemimpin negara itu, Mohamed Farah Aidid dan menyelamatkan pilot Angkatan Darat Michael Durant. Dalam insiden ini belasan tentara tewas, termasuk lima anggota Delta Force.
Dalam rangka mendukung kampanye kontra terorisme AS, Delta Force juga terlibat dalam perang melawan Al-Qaeda dan ISIS.
Green Berets
Baret Hijau juga salah satu pasukan khusus AS yang memiliki keahlian dalam bidang kontra-terorisme.
Dengan gaya perang gerilya, unit ini dapat bertempur di lingkungan apapun, mulai dari pertempuran kota hingga pertempuran di hutan dan pengintaian gurun.
Guna menjadi anggota Green Berets, para calon tentara harus menjalani enam tahap latihan selama 63 pekan.
The Night Stalker
The Night Stalker atau 160th Special Operation Aviation Regiment (Airborne) merupakan unit yang terdiri dari Angkatan Darat. Mereka menjalankan operasi internasional di malam hari dengan helikopter.
Mereka juga dilatih untuk menggunakan senjata canggih dalam segala operasi dan situasi. Anggota Night stalker juga dituntut untuk melakukan serangan tanpa meninggalkan jejak.
[Gambas:Photo CNN]