Putin soal Ancaman Bom Atom, Bagaimana Kekuatan Nuklir Rusia?

CNN Indonesia
Rabu, 28 Sep 2022 10:46 WIB
Vladimir Putin menegaskan penggunaan senjata nuklir bukan gertakan, bagaimana kekuatan nuklir Rusia? Rudal balistik Sarmat Rusia bisa membawa hulu ledak nuklir. (REUTERS/RUSSIAN DEFENCE MINISTRY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasukan Rusia di Ukraina menggelar referendum di sejumlah wilayah yang tengah diinvasi. Pengamat menilai langkah ini agar Presiden Vladimir Putin bisa menggunakan senjata nuklir demi melindungi wilayahnya.

Wilayah yang dikuasai kelompok milisi pro-Rusia Donetsk dan Luhansk menggelar referendum belakangan ini.

Dua wilayah seperti Kherson dan Zaporizhzhia juga melakukan hal serupa.

Pengamat menilai referendum itu karena Rusia khawatir kalah di medan perang.

"Semua yang terjadi hari ini adalah ultimatum yang benar-benar tegas kepada Ukraina dan Barat. Entah Ukraina mundur atau akan ada perang nuklir," kata pengamat politik di Moskow, Tatiana Stanovaya seperti dikutip The Guardian, awal pekan lalu.

[Gambas:Video CNN]

Ia kemudian melanjutkan, "Untuk menjamin 'kemenangan', Putin siap menggelar referendum segera mendapat hak menggunakan senjata nuklir untuk mempertahankan wilayah Rusia."

Putin tak main-main soal ancamannya. Pekan lalu ia mengatakan akan mempertahankan wilayah Rusia dengan segala macam cara.

"Jika integritas teritorial negara kami terancam menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi rakyat kami. Ini bukan gertakan," kata Putin dalam sebuah siaran televisi, seperti dikutip ABC News.

Terlepas dari itu, bagaimana sebetulnya kemampuan nuklir Rusia?

Rusia merupakan salah satu negara dengan kekuatan nuklir paling dominan dan mengerikan di dunia.

Federasi Ilmuwan Amerika (FAS )memperkirakan Rusia memiliki 5.977 hulu ledak nuklir, lebih banyak daripada negara lain. Namun, 1.500 di antaranya dikategorikan sebagai 'pensiun' dan menunggu pembongkaran.

Selain itu, dari total hulu ledak yang dimiliki Rusia, 1.588 di antaranya siap digunakan. Rudal Rusa bisa ditembakkan dari darat, dari kapal selam, dan dari pesawat jet.

FAS juga memperkirakan Rusia memiliki 306 peluncur rudal balistik antarbenua bersenjata nuklir (ICBM). Beberapa di antaranya hingga jangkauan hingga 16.000 kilometer.

Salah satu yang terbesar dari jenis ini adalah Tatishchevo.

Lanjut baca di halaman berikutnya...

Akankah Rusia Benar-benar Menggunakan Senjata Nuklir?

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER