Situasi Terkini Penembakan Brutal di Thailand: Total 37 Orang Tewas

CNN Indonesia
Jumat, 07 Okt 2022 11:11 WIB
Korban tewas dalam penembakan massal di Distrik Na Klang, Provinsi Nong Bua Lam Phu bertambah menjadi 37 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka. Lokasi penembakan massal di pusat penitipan anak di Thailand. (AFP/MANAN VATSYAYANA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korban tewas dalam penembakan massal di Distrik Na Klang, Provinsi Nong Bua Lam Phu, Thailand, bertambah menjadi 37 orang tewas dan 10 lainnya luka-luka.

Jumlah yang tewas termasuk pelaku penembakan yang bunuh diri serta istri dan anaknya yang berusia tiga tahun yang dibunuh pelaku sebelum bunuh diri, seperti dikutip dari Bangkok Post.

Kepala Kepolisian Thailand, Jenderal Damrongsak Kittipapas mengatakan pelaku merupakan mantan polisi Thailand yang dipecat bernama Panya Khamrab.

Ia dipecat dari kepolisian pada 15 Juni karena kedapatan menyimpan obat-obatan terlarang berupa pil jenis methamphetamin. Khamrb ditangkap pada 20 Januari karena kepemilikan narkoba tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Khamrab memberondong tembakan di pusat penitipan anak di Distrik Na Klang pada Kamis (6/10).

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Khamrab memulai aksi brutal tersebut saat jam makan siang pada pukul 12.10 waktu setempat.

Motif pelaku melakukan penembakan massal secara brutal pun masih belum bisa diungkapkan polisi.

Setelah melakukan aksi penembakan massal itu, pelaku pulang ke rumahnya kemudian membunuh istri dan anak. Ia kemudian melakukan bunuh diri.

Sang ibu pelaku menyampaikan kesaksian bahwa anaknya itu sempat ke pengadilan pada Kamis (6/10) sebelum penembakan untuk mendengar keputusan Hakim.

Ibu pelaku menyampaikan kepada polisi bahwa anaknya itu terlihat amat stres dan menenggak narkoba kemudian merasa paranoid. Ia lalu mengambil senjata api dan menuju ke pusat penitipan anak di Distrik Na Klang.

Pelaku kemudian melepaskan tembakan ketika anak-anak tengah terlelap tidur siang.

Wakil Kepala Kepolisian Thailand Jenderal Torsak Sukwimol mengatakan pelaku juga menggunakan pisau untuk membunuh korban selain dengan senjata api.

(bac/bac)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER