6 Siasat Erdogan Menang Pemilu, Biar Menang Jadi Presiden Turki Lagi
CNN Indonesia
Kamis, 18 Mei 2023 12:24 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Siasat Recep Tayyip Erdogan kalahkan Kemal Kilicdaroglu di pemilu Turki 2023. (REUTERS/CAGLA GURDOGAN)
Jakarta, CNN Indonesia --
Calon presiden petahana Recep Tayyip Erdogan melakukan segala upaya untuk memenangkan pemilihan umum (Pemilu) di putaran kedua dan mengalahkan Kemal Kilicdaroglu.
Di putaran pertama, Erdogan meraih suara 49,51 persen, sementara Kilicdaroglu mendapat 44.88 persen. Keduanya tak ada yang mencapai suara mayoritas atau lebih dari 50 persen.
Selain itu, Erdogan berjanji bakal terus menindak kelompok teror, seperti Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan gerakan Gulen.
Gerakan Gulen merupakan aktivitas yang terinspirasi dari seorang pemikir dan tokoh pergorokan Fethullah Gulen. Ia menilai Turki yang sekuler tak boleh menghalangi kemajuan umat Islam.
6. Berangus LGBTQ+
Sebagai salah satu janjinya, Erdogan bersumpah bakal menentang apa saja yang berkaitan dengan lesbian, gay, bisektuan, transgender, queer (LGBTQ).
"[Pemerintah akan] secara aktif melawan kecenderungan menyimpang seperti LGBT yang mengancam struktur keluarga kami," kata dia seperti dikutip Al Jazeera.
Dia juga menuduh oposisi dalam hal ini, Kilicdaroglu, "pro-LGBT".
Pengamat politik Turki, Galip Dalay, mengatakan gagasan utama kampanye Erdogan adalah kesinambungan, stabilitas, dan keagungan. Tujuannya untuk menarik suara konservatif dan nasionalis.
"Aliansi [Erdogan] menggunakan retorika 'perang melawan teror' yang sangat tajam untuk menarik sentimen nasionalis di negara itu karena berjanji menjaga Turki tetap kuat, mandiri, dan dihormati dalam kebijakan luar negeri," ungkap Dalay.
Jakarta, CNN Indonesia --
Calon presiden petahana Recep Tayyip Erdogan melakukan segala upaya untuk memenangkan pemilihan umum (Pemilu) di putaran kedua dan mengalahkan Kemal Kilicdaroglu.
Di putaran pertama, Erdogan meraih suara 49,51 persen, sementara Kilicdaroglu mendapat 44.88 persen. Keduanya tak ada yang mencapai suara mayoritas atau lebih dari 50 persen.
Selain itu, Erdogan berjanji bakal terus menindak kelompok teror, seperti Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan gerakan Gulen.
Gerakan Gulen merupakan aktivitas yang terinspirasi dari seorang pemikir dan tokoh pergorokan Fethullah Gulen. Ia menilai Turki yang sekuler tak boleh menghalangi kemajuan umat Islam.
6. Berangus LGBTQ+
Sebagai salah satu janjinya, Erdogan bersumpah bakal menentang apa saja yang berkaitan dengan lesbian, gay, bisektuan, transgender, queer (LGBTQ).
"[Pemerintah akan] secara aktif melawan kecenderungan menyimpang seperti LGBT yang mengancam struktur keluarga kami," kata dia seperti dikutip Al Jazeera.
Dia juga menuduh oposisi dalam hal ini, Kilicdaroglu, "pro-LGBT".
Pengamat politik Turki, Galip Dalay, mengatakan gagasan utama kampanye Erdogan adalah kesinambungan, stabilitas, dan keagungan. Tujuannya untuk menarik suara konservatif dan nasionalis.
"Aliansi [Erdogan] menggunakan retorika 'perang melawan teror' yang sangat tajam untuk menarik sentimen nasionalis di negara itu karena berjanji menjaga Turki tetap kuat, mandiri, dan dihormati dalam kebijakan luar negeri," ungkap Dalay.
6 Siasat Erdogan Menang Pemilu, Biar Menang Jadi Presiden Turki Lagi BACA HALAMAN BERIKUTNYA