Profil Maduro, Pengganti Hugo Chavez yang Trump Tuduh Narkoterorisme

CNN Indonesia
Sabtu, 03 Jan 2026 20:25 WIB
AS melancarkan serangan militer di Venezuela dan menangkap Nicolas Maduro. Inilah profil singkat Maduro yang dituduh bagian jaringan narkoterorisme oleh Trump.
Kolase foto Presiden AS Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (AFP/FEDERICO PARRA)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) tiba-tiba melakukan serangan militer ke sejumlah titik di ibu kota Venezuela, Caracas, pada Sabtu (3/1) dini hari waktu setempat.

Salah satu yang jadi target adalah fasilitas militer terbesar, Fuerte Tiuna di Caracas. Juga dilaporkan di sejumlah negara bagian lain yang jadi penyangga ibu kota negara yakni Miranda, Aragua, dan La Guaira.

Serangan itu dikonfirmasi Presiden AS Donald Trump seraya menyatakan itu untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trump mengatakan Maduro dan istrinya sudah berhasil ditangkap dan dibawa keluar dari wilayah Venezuela.

Pengumuman penangkapan itu menandai puncak dramatis dari tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro dari kursi pemerintahan di Venezuela.

Berikut profil singkat Maduro yang dirangkum dari berbagai sumber:

Pemimpin kelas pekerja, pengganti Hugo Chavez

Maduro dikenal sebagai mantan sopir bus yang pernah memimpin serikat pekerja. Dia lalu menjadi wakil untuk pemimpin populis Venezuela Hugo Chaves. Maduro lalu berhasil menduduki kursi kepresidenan menggantikan Chávez yang meninggal karena kanker pada 2013 silam.

Namun, Maduro disebut tidak pernah memiliki basis dukungan rakyat maupun karisma seperti yang dimiliki Chávez. Kemenangannya dalam pemilihan presiden 2013 ditentang oleh oposisi.

Istri Maduro, Cilia Adela Flores de Maduro, adalah seorang pengacara dan telah menjadi anggota parlemen di Majelis Nasional selama sepuluh tahun terakhir.

Selama masa jabatan Maduro, Venezuela telah mengalami berbagai gejolak dan krisis ekonomi, di tengah meningkatnya sanksi AS dan salah urus industri minyak negara yang sangat penting.

Tuduhan narkoterorisme dari Trump

Melansir dari CNN, Trump selama bertahun-tahun mengatakan Maduro adalah seorang kriminal dan berupaya untuk menuntutnya melalui sistem hukum AS.

Pada 2020, saat masa periode jabatan pertama Trump sebagai Presiden AS, Maduro didakwa di Distrik Selatan New York atas tuduhan 'narkoterorisme'. Kala itu Maduro dituduh terlibat konspirasi untuk mengimpor kokain ke AS dan tuduhan terkait lainnya.

Pemerintahan Trump sempat menawarkan hadiah US$15 juta dolar untuk penangkapan pemimpin Venezuela tersebut.

Hadiah untuk penangkapan Maduro kemudian ditingkatkan menjadi 50 juta pada Agustus 2025 setelah Trump menjabat untuk masa jabatan kedua sebagai Presiden AS. Pada saat itu, AS juga menetapkan Cartel de los Soles sebagai organisasi teroris asing.

Pemerintah AS di bawah Trump menuding Maduro adalah pemimpin kelompok yang digambarkan sebagai organisasi kriminal tersebut.

"Tuduhan ini, klaim ini, bahwa rezim Maduro adalah organisasi teroris narkoba bukanlah berdasarkan pembicaraan atau spekulasi politik. Ini berdasarkan bukti yang diberikan kepada dewan juri di Distrik Selatan New York yang telah mengeluarkan dakwaan," kata Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio beberapa waktu lalu.

Venezuela lapor ke DK PBB

Terkait sejumlah serangan yang terjadi pada Sabtu ini, Venezuela telah meminta Dewan Keamanan (DK) Perserikatan Bangsa-bangsa menggelar pertemuan.

"Tidak ada serangan pengecut yang akan berhasil melawan kekuatan rakyat [Venezuela] ini, yang akan keluar sebagai pemenang," Menteri Luar Negeri Venezuela Yván Gil Pinto via Telegram seperti dikutip dari CNN. Dia juga membagikan tangkapan layar atau arsip digital surat yang dikirim ke PBB.

DK PBB adalah badan utama PBB yang bertugas menjaga perdamaian dan keamanan internasional dengan cara menginvestigasi konflik, merekomendasikan penyelesaian damai, menjatuhkan sanksi, bahkan mengizinkan penggunaan kekuatan militer. DK PBB terdiri atas 15 anggota, di mana lima anggota tetap memiliki hak veto dan ada 10 anggota tidak tetap.

Lima anggota tetap DK PBB yang memiliki hak veto itu adalah Inggris, Prancis, China, Rusia, dan Amerika Serikat (AS).

Hak veto adalah kekuasaan istimewa bagi lima anggota tetap DK PBB untuk memblokir resolusi yang dihasilkan meskipun mayoritas mendukung. Cukup satu suara 'tidak' dari salah satu anggota tetap DK PBB untuk menggagalkan resolusi yang dihasilkan.

Terpisah, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pasukan militernya telah berhasil menangkap Maduro bersama istri, Cilia Flores, dan dibawa keluar dari wilayah Venezuela.

Pengumuman penangkapan ini menandai puncak dramatis dari tekanan berbulan-bulan yang dilancarkan pemerintahan Trump untuk menggulingkan Maduro dari kursi pemerintahan di Venezuela.

Melalui platform media sosial miliknya, Truth Social, Trump mengonfirmasi bahwa AS telah melakukan 'serangan skala besar terhadap Venezuela'. Ia menekankan operasi militer ini dilakukan 'bekerja sama dengan aparat penegak hukum AS'.

"Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, dan sedang menerbangkannya keluar dari Venezuela," tulis Trump dalam unggahannya seperti dikutip dari CNN.

Sementara itu belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Venezuela. Mengutip dari Reuters, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez pada Sabtu pagi di stasiun televisi negara itu mengaku tak tahu keberadaan Maduro dan Flores.

(yoa/kid)


[Gambas:Video CNN]
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER