Operation Absolute Resolve AS: Detik-detik Dramatis Penangkapan Maduro

CNN Indonesia
Selasa, 06 Jan 2026 08:40 WIB
New York Times mengupas detik-detik agen CIA dan pasukan elite Delta Force AS berhasil menyusup Venezuela tanpa ketahuan dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.
Detik-detik agen CIA dan pasukan elite Delta Force AS berhasil menyusup Venezuela tanpa ketahuan dan menangkap Presiden Nicolas Maduro. (Foto: REUTERS/Eduardo Munoz)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia dibuat gempar dengan langkah sesuka hati Presiden Donald Trump yang memerintahkan pasukan elit militer Amerika Serikat menggempur Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro pada Sabtu (3/1).

Setelah menekan rezim Maduro selama beberapa bulan terakhir, Trump akhirnya memerintahkan pasukan elite Delta Force melancarkan operasi militer khusus untuk menangkap Maduro di Venezuela dan menggeretnya ke Negeri Paman Sam untuk diadili akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini, Maduro berada di pusat penahanan metropolitan (MDC) Brooklyn, New York, yang kerap disebut "Hell on Earth" karena menjadi salah satu penjara paling mencekam dan buruk bagi narapidana.

Operasi yang mengejutkan ini ternyata telah dipersiapkan AS dari jauh-jauh hari sebelumnya.

Misi ini pun menjadi yang paling berisiko dilakukan pasukan AS sejak anggota Navy SEAL Team 6 menewaskan Osama bin Laden di Pakistan pada 2011.

Kronologi misi penangkapan Maduro

Dikutip New York Times, pada Agustus lalu, sebuah tim agen Badan Intelijen Pusat AS (CIA) menyusup ke Venezuela dengan misi mengumpulkan informasi tentang Maduro

Tim CIA itu bergerak di sekitar Caracas dan berhasil tetap tak terdeteksi selama berbulan-bulan berada di negara tersebut.

Agen CIA juga dibantu oleh sejumlah informan-informan lokal yang berada dekat dengan Maduro untuk mendapatkan informasi terkait pergerakan harian sang presiden.

CIA bahkan bisa mengerahkan armada drone siluman yang diam-diam terbang di atas ibu kota Caracas, memungkinkan badan intelijen AS itu memetakan secara rinci rutinitas Maduro hingga ke detail terkecil.

Ketua Kepala Staf Gabungan AS, Jenderal Dan Caine, mengatakan dalam konferensi pers bahwa berkat intelijen yang dikumpulkan tim tersebut, AS bisa mengetahui setiap pergerakan Maduro, apa yang ia makan, bahkan hewan peliharaan yang ia miliki.

Informasi detail yang terlihat remeh ini justru menjadi krusial bagi operasi militer selanjutnya yakni di hari H penggerebekan pasukan elite Delta Force Angkatan Darat AS.

Operasi yang dinamakan Operation Absolute Resolve itu pun dinilai sangat berhasil karena sangat presisi secara taktis dan dieksekusi dengan cepat. Operasi ini berhasil mengekstraksi Maduro dari negaranya tanpa menimbulkan korban jiwa di pihak Amerika.

Berbeda dengan intervensi AS di masa lalu yang kerap berantakan baik oleh militer di Panama maupun CIA di Kuba, operasi penangkapan Maduro ini nyaris sempurna, menurut sejumlah pejabat yang mengetahui detailnya dan berbicara dengan syarat anonim.

Baca di halaman berikutnya >>>

Momen Trump Kasih Lampu Hijau Militer AS Tangkap Nicolas Maduro BACA HALAMAN BERIKUTNYA

HALAMAN:
1 2