KPU Jakarta Gandeng Gojek Sosialisasi Pilkada

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 16/11/2016 19:14 WIB
Dalam aplikasi Gojek, akan ada meteri sosialisasi Pilkada DKI sehingga diharapkan akan meningkatkan partisipasi pemilih dalam pesta politik Jakarta 2017. KPU DKI Jakarta bekerja sama dengan Gojek untuk sosialisasi Pilkada. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta bekerja sama dengan perusahaan transportasi online PT Go-jek Indonesia untuk sosialisasi Pilkada 2017 di dunia maya.

Kerja sama diresmikan setelah KPU DKI melantik ratusan relawan demokrasi di Pilkada 2017, Rabu (16/11) siang. Menurut Ketua KPU DKI Sumarno, kerjasama antara penyelenggara pemilu dengan Gojek akan terlihat pada tampilan muka aplikasi transportasi online tersebut.

"Begitu buka aplikasi Gojek akan ada materi sosialisasi iklan dari KPU, 'Jangan lupa 15 Februari'," kata Sumarno di Jakarta.
Kerja sama dengan Gojek ditempuh karena banyak pengguna aplikasi transportasi online itu. "Sehingga kami harapkan membantu sosialisasi," ujarnya.


KPU DKI juga menugaskan relawan demokrasi untuk menggiatkan sosialisasi Pilkada 2017. Kelompok relawan itu akan bertugas di tiap kota administrasi di Jakarta.

Ada 120 lebih relawan demokrasi yang akan membantu tahap sosialisasi Pilkada 2017. Ratusan relawan itu telah dipastikan netralitasnya saat proses seleksi dilakukan KPU DKI sejak bulan lalu.

"Kalau terkait partai politik atau tim sukses tidak kami rekrut," kata Sumarno.
Relawan demokrasi yang baru diresmikan KPU DKI beranggotakan warga dari berbagai latar belakang. Sumarno mengatakan, ada relawan yang berasal dari para penyandang disabilitas dan pemilih marjinal di ibu kota.

Nantinya, relawan demokrasi bertugas menyukseskan upaya KPU meningkatkan tingkat partisipasi pada Pilkada 2017. KPU Jakarta telah menetapkan target partisipasi pada Pilkada 2017 sebesar 77,5 persen dari total pemegang hak pilih.

"Angka itu naik dari tingkat partisipasi Pilgub 2007 sebesar 65,4 persen, dan partisipasi putaran pertama hingga kedua Pilgub 2012 sebanyak 63,6 dan 66,7 persen," kata Komisioner KPU Jakarta Betty Epsilon Idroos. (sur/rdk)