Panwaslu Jakarta Barat Amankan Sembako di Masa Tenang Pilkada

Patricia Diah Ayu Saraswati, CNN Indonesia | Senin, 17/04/2017 10:56 WIB
Panwaslu Jakarta Barat Amankan Sembako di Masa Tenang Pilkada Ilustrasi pembagian sembako. (Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jakarta Barat Puadi mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti sembako yang akan dibagikan kepada masyarakat di wilayah Jakarta Barat saat masa tenang pilkada DKI putaran kedua.

Di Kebon Jeruk dan Duri Kepa, Panwaslu Jakbar melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada saat sembako diberikan kepada masyarakat. Selain sembako, ditemukan bukti fotokopi KTP dan Nomor Kartu Keluarga (NKK) yang digunakan sebagai syarat pengambilan sembako.

"Kami juga ada temuan dan merangkap laporan di Kalideres, sembako 10 mobil, dan tadi pagi jam tiga di Palmerah ada tiga boks barang bukti diamankan," kata Puadi saat dihubungi oleh CNNIndonesia.com, Senin (16/4).


Berdasar hasil klarifikasi terhadap pelapor, terlapor dan saksi, Puadi mengatakan, pembagian sembako di Kebon Jeruk dan Duri Kepa dilakukan oleh simpatisan paslon nomor urut 2. Hal itu diperkuat dengan penemuan alat peraga kampanye bergambar pasangan Basuki Tjahaj Purnama-Djarot Saiful Hidayat.
Sementara itu, penemuan sembako di Kalideres dan Palmerah saat ini masih dalam proses kalirifikkasi. Rencananya nanti malam, Panwaslu Jakbar memanggil pihak yang menyebarkan sembako di Palmerah.

Puadi menyebut, pembagian sembako saat masa tenang Pilkada merupakan bentuk pidana pemilu.

"Hari tenang ini mereka modusnya pembagian sembako, kalau di Pasal 72 (UU 10/2016 tentang Pilkada) tetap memberikan dalam bentuk materi lainnya, menurut kami adalah politik uang," ujarnya.
Puadi mengimbau, dalam masa tenang ini seharunya tidak ada aktivitas apapun yang dilkakukan tim pasangan calon, relawan, maupun simpatisan yang berhubungan dengan masyarakat. Justru masa tenang seharusnya dimanfaatkan melakukan konsolidasi internal saja.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Kalideres Komisaris Efendi mengatakan, sembako yang ditemukan di Kalideres saat ini diamankan dan berada di Polsek Kalideres.

"Diduga masyarakat akan mengganggu masa tenang. Karena ada kerumunan masyarakat, lama kelamaan tidak bisa dikendalikan, maka saya amankan," ucap Efendi.