Saat ini Demokrat memiliki wakil di pimpinan DPR dan MPR. Salah satu kursi Wakil Ketua MPR diisi oleh Ketua Dewan Pembina Demokrat EE Mangindaan, sedangkan satu kursi Wakil Ketua DPR diduduki oleh Wakil Ketua Umum Demokrat Agus Hermanto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara PPP meski sejak awal menjadi bagian dari KMP, sama sekali tidak mendapatkan posisi-posisi strategis seperti Demokrat. Padahal, menurut Dimyati, salah satu motif PPP gabung ke KMP karena koalisi itu menawarkan jabatan strategis.
Saat ini PPP kubu Djan Faridz menggelar Mukernas perdana yang salah satu agendanya membahas arah koalisi PPP ke depan. Ada tiga opsi yang akan dibahas. Pertama, PPP tetap bergabung dengan KMP. Kedua, PPP akan bergabung dengan KIH. Ketiga, PPP akan bergabung dengan Demokrat sebagai partai penyeimbang di luar KMP dan KIH.
"Ini yang akan kami bicarakan. Apakah kami tetap di KMP atau berpindah haluan ke KIH, atau berkoalisi dengan Partai Demokrat di tengah," kata Dimyati.
Arah koalisi PPP ditargetkan sudah jelas ketika Mukernas ditutup Jumat esok (12/12).