Peredaran Narkotik

BNN: Pengguna Narkotika Tersebar di 90 Kampus di Jakarta

Anggi Kusumadewi, CNN Indonesia | Jumat, 19/12/2014 08:34 WIB
BNN: Pengguna Narkotika Tersebar di 90 Kampus di Jakarta Ilustrasi pengguna narkotika. (GettyImages/BrianAJackson)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Narkotika Nasional berharap universitas-universitas lain di Jakarta mengikuti langkah Universitas Kristen Indonesia (UKI) dalam memberantas peredaran narkotika di kampus. Kamis (18/12), BNN bersama Polres Jakarta Timur dan petugas keamanan UKI menggelar razia di kampus itu dan menemukan 2-3 gram ganja di Sekretariat Resimen Mahasiswa di Fakultas Teknik.

Ini bukan kali pertama razia narkotika digelar di kampus. Hal serupa sebelumnya dilakukan di Universitas Nasional, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Saat itu BNN dan kepolisian menemukan 8,5 kilogram ganja di kampus tersebut.

Kepala Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto kepada CNN Indonesia, Jumat (19/12), menyatakan berdasarkan penelitian lembaganya, dari total penyalahgunaan dan pengguna narkotika di Indonesia yang berjumlah sekitar 490 ribu, 22 persen di antaranya berada di lingkungan kampus.


“Dari 22 persen itu, 90 ribu pengguna narkotika tersebar di kampus-kampus di Jakarta. Jika dihitung-hitung, pengguna narkotika di DKI Jakarta tersebar di 90 kampus,” kata Sumirat.

Menurut BNN, razia di kampus UKI digelar atas inisiatif pihak universitas sendiri. Pihak universitas telah mencium ada penyalahgunaan narkotika di wilayah mereka, sehingga menghubungi BNN untuk ‘membersihkan’ lingkungan kampus.

“Unas (Universitas Nasional) sudah, UKI sudah. Kampus-kampus lain juga kami harap menunjukkan keseriusan untuk membersihkan narkotika,” kata Sumirat.

Ia mengingatkan betapa serius kasus peredaran narkotika di berbagai universitas di Indonesia, sebab hal itu secara langsung menarget dan merusak kalangan mahasiswa yang merupakan generasi muda sekaligus aset bangsa.