Peredaran Narkotik

Polda Metro Jaya Razia Narkoba di Kampus Unas

Abraham Utama, CNN Indonesia | Jumat, 19/12/2014 19:56 WIB
Polda Metro Jaya Razia Narkoba di Kampus Unas Ilustrasi. Polda Metro Jaya menyisir Universitas Nasional di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (19/12). (Getty Images/Sandy Huffaker)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya melakukan inspeksi mendadak ke Universitas Nasional (Unas), Pasar Minggu, Jakarta, Jumat sore (19/12). Razia ini merupakan lanjutan dari penandatanganan kerja sama antara Polda Metro Jaya dengan Unas yang dilakukan 5 November lalu.

Sebanyak 40 personel Polda Metro Jaya dan anjing pelacak dikerahkan ke seluruh sudut kampus Unas untuk mencari barang haram tersebut. Hasilnya, polisi tidak menemukan narkotika sedikit pun. "Kami sudah keliling dan hasilnya nihil. Kantin, gedung rektor juga kami periksa," ujar Kepala Bagian Operasional Direktorat Narkotika Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Ngadiono di Kampus Unas, Jakarta, Jumat (19/12).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unas, Iskandar Fitri mengatakan, sidak ini adalah bagian dari upaya kampus untuk membersihkan semua civitas akademika Unas dari narkoba. Dalam penggerebekan beberapa bulan terakhir, polisi memang menemukan narkotika jenis ganja kering dan sabu-sabu di universitas ini.


"Secara komprehensif, kami akan lakukan tindak pencegahan. Termasuk dengan melakukan penyisiran dan tes urine," kata Iskandar.

Dia bahkan berjanji lembaganya akan mewajibkan mahasiswa yang akan menempuh sidang skripsi untuk melakukan tes bebas narkotika.

Sementara itu, seorang mahasiswa Unas yang enggan disebutkan namanya menyatakan, sidak yang hanya berlangsung selama 15 menit ini tidak efektif membongkar peredaran narkotika di kampus. "Kalau serius, sidak dari pagi. Masuki semua ruangan, termasuk kantor rektorat," ujarnya.

Meski demikian, dia menilai sidak semacam ini akan menjadi momok tersendiri bagi para mahasiswa pengguna narkotika. Dia menyarankan, kepolisian tak hanya menyidak, tapi sekaligus melakukan tes urine di kampus.

Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya juga melakukan razia narkotika di Universitas Kristen Indonesia (UKI), Jakarta Timur. Dalam razia pada Kamis lalu (18/12), BNN menemukan 2-3 gram ganja, tempat dan alat isap sabu-sabu, dua karung botol bekas minuman keras, satu parang, dan dua samurai. Ganja ditemukan di Sekretariat Resimen Mahasiswa di Fakultas Teknik.