Evakuasi AirAsia

Helikopter Dolphin Berangkat Jemput Tiga Jenazah

Vriana Indriasari, CNN Indonesia | Kamis, 01/01/2015 09:06 WIB
Helikopter Dolphin Berangkat Jemput Tiga Jenazah Tiga kantong berisikan jenasah korban Air Asia QZ 8501 yang telah dievakuasi tim SAR ke Eurocopter SA 365/AS365 Dauphin 2 (Dolphin) milik Basarnas di geladak KRI Bung Tomo (TOM)-357 diatas perairan Laut Jawa, Rabu (31/12). Basarnas dan tim gabungan TNI-Polri melakukan pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak 28 Desember 2014. (ANTARA FOTO/Lettu Laut (P) Solihin)
Surabaya, CNN Indonesia --

Satu helikopter jenis Dolphin milik Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) berangkat dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah untuk mengangkut tiga jenazah di KRI Bung Tomo yang pada Rabu (31/12) masih belum dijemput akibat kendala cuaca buruk.

Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Danlanudal) Bandar Udara Internasional Juanda Kolonel Laut Sudjatmiko mengatakan saat ini satu helikopter sudah berangkat untuk menjemput tiga jenazah di KRI Bung Tomo.

“Dua jenazah sudah di Pangkalan Bun. Sementara 3 jenazah masih di KRI tapi sudah diberangkatkan satu helikopter, “ kata dia menjelaskan saat dihubungi CNN Indonesia, Kamis (1/1).

Sudjatmiko mengatakan kemarin telah ditemukan sebanyak 5 jenazah. Dua sudah diberangkatkan ke Pangkalan Bun dan tiga lainnya masih berada di KRI Bung Tomo. Tiga jenazah tersebut rencananya akan dikirimkan ke RS Bhayangkara hari ini setelah heli Dolphin menjemput ke KRI Bung Tomo.

Hingga hari ini, sudah ditemukan sebanyak delapan jenazah penumpang QZ8501, dua diantaranya perempuan. Jenazah yang ditemukan tim evakuasi nantinya akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur, Jalan A Yani, Surabaya.




(utd/utd)