“Kapal BPPT dilengkapi dengan detektor untuk mendeteksi sinyal black box, dan sonar untuk mendeteksi logam di dalam air,” kata Deputi Bidang Operasi Basarnas, Tatang Zaenudin, di kantor pusat Basarnas, Jakarta, Kamis (1/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baruna Jaya merupakan kapal yang bisa dipakai untuk kegiatan riset batimetri untuk mengukur kedalaman laut dan memetakan bawah laut. Sensor sonar Baruna Jaya dapat mendeteksi onjek hingga kedalaman 2.500 meter.
Sebelumnya, Kepala Basarnas Surabaya Hernanto mengatakan badan pesawat terlacak di radar berada pada 30-50 meter di bawah permukaan laut. Namun hal tersebut masih harus dipastikan. (Baca: Badan Pesawat QZ8501 Terlacak di Kedalaman 30-50 Meter) (agk)