"Setidaknya sampai 4 Januari tim SAR gabungan akan menghadapi gelombang setinggi tiga sampai empat meter," ujar Soelistyo di kantor Badan SAR Nasional, Jakarta, Kamis (1/1).
Sebenarnya, menurut Soelistyo, proses evakuasi hari ini pun dijalankan dalam kondisi cuaca kurang bersahabat. Kepada media, Soelistyo sempat memperlihatkan gambaran cuaca hingga tiga hari ke depan. Dalam gambar yang ditunjukan, hasil dari koordinasi mereka dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, masih terlihat tanda gelombang tinggi.
Sampai hari ini, Badan SAR Nasional telah mengevakuasi sembilan korban dari insiden jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501. berdasarkan perkembangan terakhir, satu jenazah korban yang berhasil diidentifikasi bernama, Hayati Lutfiah Hamid sudah diserahkan ke keluarga dan dimakamkan di Sidoarjo, Jawa Timur. Keluarga korban kini berada di pusat krisis yang didirikan di Markas Polda Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT