Direktur Operasional SAR Pangkalan Bun, Marsekal Pertama SB Supriyadi mengatakan, fokus pencarian kali ini akan lebih berkonsenterasi menyisir area bawah laut. "Kapal-kapal yang dilengkapi alat deteksi sonar mempersempit area pencarian, dan visi kami sampai pada sektor terakhir lost contact. Total kapal 60 unit, total pesawat delapan unit," ujar Supriyadi di Pangkalan Bun, Sabtu malam (3/1).
Selain itu, bantuan dari Rusia yang telah merapat kemarin, rencananya bakal menerjunkan 22 penyelam dan alat remotely operated vessel yang mereka klaim menggunakan teknologi paling mutakhir. "Tujuan utamanya mencari blackbox," ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Direktur Eksekutif DVI Polri Kombes Anton Castilani, jenazah yang terapung, kemungkinan besar bakal tenggelam setelah melewati satu pekan. "Gas di dalam jasad akan habis dan jenazah akan kembali ke dasar lautan," ujar Anton di Pangkalan Bun, kemarin. (meg)