Dua jenazah itu diangkat dari laut dan kini masih disimpan di Kapal Diraja Kasturi milik Malaysia dan Kapal Onami milik Jepang, sembari menunggu dibawa ke posko evakuasi Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum diberangkatkan ke RS Bhayangkara, Surabaya, melalui Lanud Juanda, dua jenazah akan diidentifikasi awal dan dimasukkan ke peti di RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh Kapal Onami yang diperbantukan Jepang dalam proses pencarian dan evakuasi korban QZ8501. Kabar ditemukannya jenazah itu masuk pula melalui sinyal informasi ke radio Posko Pencarian di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
“Kami terima laporan pukul 13.00 WIB dari KRI Hasanuddin-336 bahwa Kapal Onami menemukan jenazah,” kata salah satu Juru Radio Udara di Lanud Halim.
Jsad ditemukan di koordinat 04.01.00.S dan 111.10.50.E. Begitu mengetahui koordinat pasti, TNI AU langsung mengirimkan pasukan di bawah komando Kapten Penerbang Lessy dan Lettu Penerbang Ravi untuk mengevakuasi jenazah.
Jenazah dievakuasi oleh helikopter TNI AU yang berangkat pukul 14.00 WIB dari Lanud Iskandar, Pangkalan Bun. Helikopter yang terbang pada ketinggian 1.000 kaki tersebut saat ini diperkirakan telah sampai ke lokasi Kapal Onami dan Kasturi. (agk)