Program Ahok

Ahok Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kepala Daerah Sedunia

Donatus Fernanda Putra, CNN Indonesia | Rabu, 14/01/2015 12:00 WIB
Ahok Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Kepala Daerah Sedunia Kemacetan terjadi di perempatan Kuningan, Jakarta Selatan, 28 November 2014. Kemacetan jadi salah satu masalah kota besar yang akan dibahas dalam New Cities Summit 2015 di Jakarta, Juni mendatang. (CNN Indonesia/Rosmiyati Kandi)
Jakarta, CNN Indonesia -- DKI Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan kepala daerah sedunia, Juni mendatang. New Cities Summit 2015 di Jakarta nanti adalah penyelenggaraan keempat setelah sebelumnya acara serupa digelar di Paris, Sao Paolo, dan Dallas.

Direktur New Cities Foundation John Rossant, mengatakan tahun ini merupakan waktu yang tepat untuk menggelar pertemuan di wilayah Asia. Jakarta dinilai bisa mewakili Asia sehingga pantas jadi tuan rumah.

Rossant mengaku punya penilaian sendiri pada Jakarta. "Jakarta adalah salah satu kota paling dinamis di dunia dan salah satu dengan pertumbuhan paling cepat di Asia," kata John usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Rabu (14/1).


Dalam pertemuan ini akan hadir setidaknya perwakilan dari 50 negara dari berbagai unsur seperti pemimpin daerah, pengusaha, juga seniman. Mereka akan berkumpul membahas masalah perkotaan serta mencari solusi bersama.

Sama seperti Jakarta, kota yang kepala daerahnya hadir nanti juga punya masalah sama dengan Jakarta seperti kemacetan, pemukiman, sampah dan birokrasi. "Semua yang hadir nanti saling belajar," ujar Rossant.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, menyambut baik penyelengaraan pertemuan kepala daerah sedunia ini. Selain sebagai ajang promosi pariwisata Jakarta, Ahok mengatakan pertemuan ini juga bisa menjadi ajang dirinya belajar dari kepala daerah negara lain.

"Tak usah studi banding ke negara lain karena nanti yang datang arsiteknya, wali kotanya, dan gubernur. Mereka akan membagikan pengalaman dia menyelesaikan masalah perkotaan," kata Ahok

Lebih jauh, Ahok menyampaikan bahwa pada dasarnya permasalahan yang dihadapi oleh seluruh kota di dunia itu sama. Oleh karena itu, menurut Ahok, Jakarta seharusnya bisa membuat sebuah lompatan dalam hal pembenahan kota. Jakarta juga dapat belajar dari kesalahan yang pernah dilakukan kota lain. (sur/sip)