"Saat ini arus bawah laut deras. Penyelaman dihentikan dan dilanjutkan besok (Sabtu, 17/1)," kata Kepala Humas Basarnas, Dianta Bangun, ketika dihubungi lewat pesan singkat oleh CNN Indonesia, Jumat (16/1).
Badan utama pesawat AirAsia QZ8501 telah ditemukan oleh tim operasi gabungan pada Rabu (14/1) lalu. Fuselage (badan utama pesawat) QZ8501 ditemukan dengan kondisi satu bagian sayapnya masih menempel di sisi badan.
Walaupun sudah ditemukan sejak hari ke-18 operasi, namun hingga saat ini upaya penyelaman untuk mencari korban di lokasi sekitar fuselage QZ8501 belum berhasil dilakukan. Cuaca menjadi penghalang bagi tim operasi yang bertugas disana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, pada hari ke-20 operasi ini, cuaca di wilayah perairan Selat Karimata sudah cukup bersahabat pada pagi hari. Oleh karenanya, upaya penyelaman ke lokasi badan utama pesawat (fuselage) AirAsia QZ8501 dilanjutkan oleh tim penyelam operasi gabungan. "(Cuaca hari ini) ketinggian gelombang 2-3 meter, kecepatan angin 15-20 knot," ujar Bangun. (sip)