Menurut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Selatan AKBP Sutimin, penyidik masih menunggu hasil uji laboratorium agen tunggal pemegang merek (ATPM) Mitsubishi.
"ATPM membawa hasil penyelidikan mereka ke Jepang," kata Sutimin kepada CNN Indonesia, Selasa (27/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sutimin, biasanya hasil dua tes laboratorium ini akan tidak jauh berbeda.
Selasa (20/1) lalu, Mitsubishi Outlander yang dikemudikan Christoper menabrak enam motor dan dua mobil di Jalan Iskandarsyah, Kebayoran Lama.
Kejadian tersebut terjadi di depan Holland Bakery dan dekat halte Transjakarta di sekitar kompleks Kostrad. Setelah tabrakan itu, mobil Outlander yang dikemudikan Christopher terlihat remuk.
Namun, setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menduga Outlander melaju dengan kecepatan sangat tinggi. Chistoper yang ada di belakang kemudi juga tak berusaha menginjak rem. Mobil baru berhenti setelah menabrak dua mobil dan enam motor.
Atas dugaan kesengajaan yang dilakukan tersangka itu, polisi mengenakan Pasal 311 dan 312 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (sur/sur)