Tigor menilai salah satu kebijakan yang dinilai konkret dan ampuh untuk mengatasi kemacetan di Jakarta adalah dengan menghapuskan parkir liar dan memasang tarif parkir yang mahal untuk kendaraan pribadi di Jakarta. Kebijakan tersebut disarankan karena melihat negara tetangga seperti Filipina, Singapura dan Malaysia yang sudah terlebih dahulu menerapkannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Misalkan di kawasan SCBD, parkir disana sejam Rp 25 ribu, mudah, kan? Orang jadi mikir untuk menggunakan kendaraan pribadi," terangnya.
Sebelumnya, Tigor menilai penyebab utama tingginya tingkat kemacetan di Jakarta adalah membludaknya kendaraan pribadi di Jakarta. Ia mengungkapkan, sekitar tujuh juta kendaraan pribadi baik mobil ataupun motor beredar di Jakarta setiap harinya. Kendaraan tersebut didominasi berasal dari kawasan Jakarta setempat, Bekasi, Bogor dan juga Tangerang.
"Ya seharusnya itu kendaraan pribadi jangan lagi diberikan ruang, ruangnya dipersempit dan juga biayanya dipermahal," katanya menegaskan. (pit/pit)