Samad saat ini ditimpa tudingan bertubi-tubi. Selain dugaan melakukan lobi politik intensif dengan petinggi PDIP menjelang Pemilu 2014 demi menjadi calon wakil presiden, foto mesum yang diduga Samad bersama seorang perempuan di tempat tidur pun beredar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Komisi III dari PDIP Masinton Pasaribu mempertanyakan apakah pimpinan KPK yang lain tahu soal perilaku Samad di luar KPK yang diduga menyalahi kode etik.
Masinton juga mempertanyakan kenapa bantahan-bantahan atas pertemuan Hasto dengan Samad selalu disampaikan oleh Deputi Bidang Pencegahan KPK Johan Budi. Hal itu menurutnya membuat urusan personal Samad menjadi institusional.
"Ini yang saya sayangkan, jika KPK sebagai lembaga terhormat yang tugasnya memberantas korupsi dipimpin oleh orang-orang tidak jujur," kata dia.
Masinton mendesak KPK segera membentuk Komite Etik secara internal untuk mengusut dugaan pelanggaran etik oleh Samad itu. “Persoalan internal tak bisa dikesampingkan dari dugaan pidana yang disangkakan pada pimpinan KPK, dalam hal ini Abraham Samad,” kata Masinton.
Selain itu, Masinton juga menyarankan Samad untuk mundur saja dari jabatannya sebagai Ketua KPK.
Sebelumnya, Samad mempersilakan unit pengawasan internal KPK memeriksa dia atas dugaan pelanggaran kode etik yang dituduhkan kepadanya. (agk)