Oleh karena itu sebelum sidang selanjutnya digelar, majelis meminta kubu Agung untuk lengkapi bukti-bukti tersebut. Agung yang ditemui setelah sidang berakhir menyatakan bukti yang akan disiapkan adalah rekaman-rekaman dan saksi-saksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kubu Agung Laksono mempermasalahkan manuver Nurdin Halid yang berusaha memenangkan Aburizal Bakrie menjadi Ketua Umum Golkar padahal seharusnya dia bersikap netral. Saat Munas Bali digelar 30 November hingga 4 Desember, Nurdin Halid menjabat sebagai Ketua Steering Committee, tapi kubu Agung menganggap Nurdin tidak menunjukkan diri sebagai SC karena dianggap tak netral.
"Sebaiknya hadir. Jangan tidak muncul di gelanggang. Kalau mau fair, muncul di gelanggang," kata Agung.
Kubu Ical memang sama sekali tidak menunjukkan batang hidungnya di ruang sidang yang terletak di aula kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar. Mereka hanya mengirimkan surat yang mengatakan tidak akan hadir di persidangan karena menganggap sidang itu sudah tidak diperlukan lagi.
(pit)