"Tentu akan lebih baik (naik KRL), kalau kegiatan rombongan tentu lebih baik, kalau agar lebih efektif dan efisien tapi dipertimbangkan betul efisiensi waktunya," kata Andrinof di Istana Bogor, Jawa Barat, Jum'at (20/2).
Andrinof menceritakan jika Jokowi meminta untuk menghadiri rapat di Bogor, maka menteri yang terkait akan tinggal di Widya Chandra (perumahan dinas menteri) dan diprediksikan akan menghabiskan waktu sekitar dua puluh lima menit jika ke stasiun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta menteri beserta tamunya untuk mengunakan Kereta Rel Listrik (KRL) bila hendak menghadiri pertemuan atau rapat di Istana Bogor. Kesepakatan diambil Jokowi setelah menerima saran dari Wali Kota Bogor.
Saran Bima Arya ini dikemukan mengingat lokasi Stasiun Bogor yang hanya berjarak satu kilometer dengan gerbang Istana sehingga memudahkan tamu Jokowi untuk menghadiri rapat.
Kesepakatan ini diambil dalam rangka menghindari kemacetan di Kota bogor. (pit/pit)