Untuk mewujudkan targetnya dalam menekan pertumbuhan terorisme di Indonesia, BNPT akan mengajak seluruh blogger, aktivis, dan orang-orang yang memiliki pengaruh besar di dunia maya untuk bersama melakukan gerakan pendidikan melalui berbagai bentuk media sosial.
"BNPT akan mengajak secara bersama-sama semua elemen untuk mewujudkan tahun damai dunia maya. Kita akan membuat komunitas blog dan website yang bersifat informatif dan edukatif bagi masyarakat," ujar Deputi bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT Agus Surya Bakti saat ditemui di sebuah acara di Jakarta, Kamis (5/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena penanaman paham mereka dan sumber masalah ada dalam pola pikir masyarakat. Makanya, kami akan memberikan informasi yang benar mengenai ajaran-ajaran tersebut dengan melibatkan ahli agama, sosial, dan ahli-ahli lain untuk melakukan itu," tutur Agus.
"Mereka (kelompok teroris) banyak melakukan pelatihan dan koordinasi melalui dunia maya. Kelompok-kelompoknya masih sama seperti dulu, mereka memberikan pendidikan dan informasi dari dunia maya tanpa data yang cukup kepada para calon simpatisan. Ini jelas ancaman bagi kedaulatan NKRI," tutur Agus.
Berdasarkan data dari lembaga riset e-Marketer, hingga 2014 lalu pengguna internet di Indonesia telah mencapai 83,7 juta jiwa. Indonesia pun menempati urutan ke-6 di dunia dalam hal pengguna internet terbanyak di sebuah negara. (pit/obs)