Airlangga tiba-tiba hadir di kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar saat Agung Laksono sedang menerima tamu perwakilan Dewan Pimpinan Daerah tingkat II yang berasal dari Jawa Timur.
Ditemui setelah melakukan pembicaraan dengan Agung Laksono, Airlangga menyebutkan pertemuannya hanya membahas soal Munas Partai Golkar yang akan dilakukan pada 2016 mendatang. Dia pun menampik adanya pembicaraan soal posisi dirinya di kepengurusan Partai Golkar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya Airlangga pun menolak untuk mengomentari soal dirinya yang ditempatkan sebagai Ketua DPP Partai Golkar serta Mahyudin yang dijadikan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.
Sebelumnya Sekretaris Jenderal Partai Golkar Zainudin Amali mengatakan ada sekitar 50an orang kubu Aburizal Bakrie yang diakomodir di kepengurusan Partai Golkar. Namun dia mengatakan bidang apa yang akan diberikan pada Airlangga masih dalam proses penataan kembali.
"Airlangga kita tempatkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Pusat," ujar Sekretaris Jenderal Partai Golkar Zainudin Amali saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Selasa (17/3).
Selain Airlangga, Mahyudin yang juga merupakan Wakil Ketua MPR mendapatkan posisi sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar. Sementara untuk pengurus inti, Amali menegaskan tidak ada perubahan meski kubu Aburizal Bakrie bergabung.
"Pengurus inti tak ada perubahan, ketua umum, sekjen, dan wakil ketua umum tetap," ujarnya. (pit)