Pengamat terorisme Nasir Abbas menduga ISIS akan berkembang menjadi kelompok radikal global seperti Al-Qaeda. Nasir berkata, seperti kelompok yang dibangun Osama Bin Laden itu, wilayah perjuangan ISIS tidak hanya akan mencakup Irak dan Suriah, melainkan dapat meluas ke seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasir mengatakan, saat ini ISIS memang belum akan menjadi ancaman nyata bagi Indonesia. Penyebabnya, setelah berbaiat, orang-orang yang sepaham dengan ideologi ISIS diwajibkan untuk pergi ke Suriah dan Irak, bergabung dengan pasukan yang berada di bawah kendali Abu Bakr al-Baghdadi.
Pandangan serupa juga diutarakan juru bicara BNPT, Irfan Idris. Menurutnya, ISIS akan menjadi ancaman serius bagi Indonesia pada masa depan.
"Sepuluh tahun lagi, mereka (anak-anak yang ikut dibawa ke markas ISIS) sudah siap berjihad dan bertemu bidadari menurut paham mereka," ujar Irfan.
Al-Qaeda sendiri merupakan organisasi militan garis keras yang didirikan Osama Bin Laden dan beberapa koleganya pertengahan tahun 1988 di Afganistan. Pendirian kelompok ini salah satunya bertujuan untuk ambil bagian dalam perang sipil di Afganistan yang melibatkan Uni Soviet.
Setelah perang itu, operasi Al-Qaeda melebar ke berbagai negara. Mereka bertanggung jawab atas beberapa peristiwa teror seperti runtuhnya gedung World Trade Center di Amerika Serikat pada tahun 2001. (hel)