"Yang kemarin juga akan punya visa, jadi tidak akan pengaruhi baik bebas (visa) atau tidak," kata JK di Kantor Wapres, Jakarta, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dibicarakan saat sidang kabinet. Tak ada masalah, kami sudah waspadai," ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3).
"Kami melihat kemungkinannya, tapi tidak boleh jadi bangsa tertutup, karena ada aspek-aspek lain. Kalau hanya dari sisi pertahanan keamanan melulu, tidak maju kita," kata dia.
Saat ini, fasilitas bebas visa baru diberlakukan Indonesia bagi turis asal 15 negara yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina, Hong Kong Special Administration Region (Hong Kong), Makau Special Administration Region (Makau SAR), Cile, Maroko, Peru, Vietnam, Ekuador, Kamboja, Laos, dan Myanmar.
Kemudian empat negara yang sudah dipastikan dalam waktu dekat warganya bisa menerima fasilitas bebas visa adalah Tiongkok, Korea Selatan, Rusia, dan Jepang.
Sementara 26 negara lain yang akan masuk daftar untuk bisa membuat kerjasama resiprokal pembebasan visa antara lain Rusia, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda, Italia, Spanyol, Swiss, Belgia, Swedia, Austria, Denmark, Norwegia, Finlandia, Polandia, Hungaria, Ceko, Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Selandia Baru, dan Meksiko. (rdk)