"Membaca merupakan turunan dari guru. Karakter manusia terdidik adalah manusia yang bisa membaca, suka membaca dan bisa mengeskpresikan pikirannya secara tertulis," kata Anies saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).
Berdasarkan riset Programme for International Student Assessment (PISA) 2012, Indonesia menduduki posisi ke-64 dari 65 negara dalam bidang Matematika, Sains, dan Membaca.
Hal itu menempatkan Indonesia berada jauh di bawah negara tetangganya, seperti Singapura (2), Malaysia (52), Thailand (50), dan Vietnam(17).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tingkat membaca anak-anak diuji terus, tetapi bagaimana dengan tingkat baca guru?" kata Anies. Selain membaca, Anies mengatakan Matematika juga menjadi salah satu subjek pelajaran yang tidak kalah penting.
Adapun, Anies berpendapat Indonesia akan sangat terbebani bila kualitas sumber daya manusianya tidak ditingkatkan. "Bukan hanya jadi beban bagi bangsanya sendiri, tetapi juga di Asia Tenggara dan Asia," katanya. (utd)