Catatan Ridwan Berangkat Perang ke Suriah

Suriyanto, CNN Indonesia | Jumat, 27/03/2015 10:27 WIB
Bersama sembilan orang temannya, putra keenam Abu Jibriel ini pergi ke Suriah pada Juli 2014 lalu sebagai relawan kemanusiaan Majelis Mujahidin. Ridwan Abdul Hayyie. (Dok. Facebook Al Chaidar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ridwan Abdul Hayyie, warga negara Indonesia yang tewas di Suriah kemarin tewas saat merebut Kota Idlib, Suriah. Ia tergabung dalam pasukan Jabhat Al Nusra, salah satu pasukan yang selama ini berperang melawan rezim Bashar Al Assad.

Situs Arrahmah.com bercerita banyak soal keberadaan Ridwan di Suriah. Putra keenam Abu Jibriel ini lahir pada 16 Juni 1993. Ia pernah mengenyam pendidikan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Isykarima Karangpandan, Solo.

Bersama sembilan orang temannya, Ridwan pergi ke Suriah pada Juli 2014 lalu sebagai relawan kemanusiaan Majelis Mujahidin.


Meski bertujuan menjadi relawan, Ridwan ternyata tidak hanya membantu pengungsi di Suriah. Di Kota Idlib, Ridwan juga ikut bertempur melawan pasukan rezim Bashar Al Assad. (Baca juga: Putra Abu Jibriel Dikabarkan Tewas di Suriah)

Pertempuran terakhir Ridwan melawan pasukan Bashar Al Assad dilakoninya kemarin sore. Pertempuran untuk merebut jantung Kota Idlib dilancarkan dari tiga sisi.

Dari selatan dan barat daya pasukan Jabhah An-Nushrah di mana ada Ridwan didalamnya meringsek masuk. Sementara dari arah utara dan barat laut pasukan Jundul Aqsa yang masuk. Desakan dari sisi Timur sepenuhnya dilakukan oleh pasukan Ahrar Syam.

Dalam perang kali ini, Ridwan tewas diterjang peluru tank pasukan Al Assad. Kabar tewasnya Ridwan ini sudah dibenarkan oleh keluarga.

"Adikku Ridwan terbunuh syahid Insyaa Allah akibat peluru tank syiah nushairiyah saat merebut kota Idlib, Suriah," kata kakak Ridwan, Muhammad Jibriel Abdul Rahman dalam akun Faceboknya. (Baca juga: Kala Muhammad Jibriel Mengenang Ridwan yang Tewas di Suriah) (sur/sur)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK