"Di sana ada keluarga AH, dan MH, saya tidak mau sebut namanya. MH adalah salah seorang yang diduga tersangka teroris," kata Kepala Divisi Humas Brigadir Jenderal Anton Charliyan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (18/3).
Menurutnya, di antara 16 WNI itu, sebanyak 10 orang merupakan keluarga dari AH, sementara enam orang sisanya adalah keluarga MH. Dia enggan menjelaskan lebih jauh mengenai siapa saja ke-16 orang itu, namun, dia memastikan di antaranya terdapat juga anak-anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ada juga anggota keluarga seorang bernama Achsanul Huda yang telah meninggal dunia di Suriah bersama Ustaz Siswanto asal Lamongan. Ustaz Siswanto juga merupakan anggota dari jaringan teroris yang beroperasi di kota tersebut.
Belakangan ini berkali-kali terjadi keberangkatan WNI ke Suriah yang diduga terkait ISIS. Setelah keberangkatan WNI lewat Malaysia dan Bandara Soekarno-Hatta berhasil terdeteksi akhir tahun 2014, 16 WNI yang hendak menyeberang ke Suriah ditahan pemerintah Turki, Rabu pekan lalu(11/3).
Sebelumnya, ada 16 WNI yang dikabarkan menghilang ketika berkunjung ke Turki menggunakan biro perjalanan resmi Smailing Tour dari Indonesia. Namun menurut pemerintah kelompok ini berbeda dengan yang kini ditahan otoritas Turki. (hel)