Ahok Bakal Beli Rumah untuk Pusat Pemutaran Film Pendek

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2015 09:12 WIB
Ahok Bakal Beli Rumah untuk Pusat Pemutaran Film Pendek XXI Short Film Festival merupakan ajang festival film pendek terbesar digelar 18-22 Maret 2015 di Epicentrum XXI Jakarta.(Vitri Yuliany & Wahyu Wening doc.XXI Short Film Festival)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengaku tengah mempertimbangkan rencana pembelian rumah atau gedung untuk dijadikan sebagai pusat pemutaran film pendek di Jakarta.

Pertimbangan tersebut dimiliki Ahok—sapaan Basuki—sebagai respon atas tibanya Hari Film Nasional pada Senin (30/3) lalu. Selain itu, Ahok memandang kekurangan lokasi pemutaran film yang menjadi penyebab tidak berkembangnya industri film di Indonesia, khususnya Jakarta, hingga saat ini.

Menurut Ahok, kualitas film-film pendek di Indonesia sampai saat ini sudah dapat dikatakan bagus dan cukup baik. Potensi besar itu akan didukung Pemprov DKI dengan pengadaan lahan atau bangunan untuk menampung kegiatan dan pemutaran film pendek di wilayah Ibukota.


"Kami berusaha seperti film-film pendek itu sudah cukup baik. Kami lagi pikirkan, apakah mau membeli rumah-rumah atau tanah yang bisa menjadi basis untuk film pendek. Yang bikin film pendek, sudah bagus. Mereka cuma membutuhkan tempat untuk memutarkan (film)," ujar Ahok di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (31/3).

Jika terwujud, maka rencana pembelian lahan atau gedung untuk pemutaran film pendek oleh Pemprov DKI Jakarta sekilas akan tampak mirip dengan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota Bandung di daerahnya.

Sejak September 2014 lalu, Bandung tercatat sudah memiliki Taman Film Bandung yang terletak di bawah Jalan Layang Pasupati, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung. Kehadiran Taman Film di Bandung diakui Ahok menjadi salah satu faktor penyebab munculnya rencana pembelian lahan atau gedung untuk pemutaran film pendek di Jakarta.

"Ya mirip-mirip seperti di Bandung. Konsep itu orang-orang film yang mengusulkan. Kami lagi berpikir misalnya bisa beli di samping Kedutaan Amerika Serikat kan ada gedung tua, kalau mau dijual misalnya kami bisa beli untuk jadi pusat pemutaran film-film pendek," kata Ahok. (hel)