Musrenbang Jakarta Utara Damaikan Sementara Ahok dan Taufik

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Rabu, 01/04/2015 09:05 WIB
Musrenbang Jakarta Utara Damaikan Sementara Ahok dan Taufik Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik dan Abraham Lunggana, saat memberikan keterangan terkait APBD 2015, Di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (23/3). (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Administrasi Jakarta Utara 2015 telah dibuka Rabu (1/4) pagi ini oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pembukaan Musrenbang yang akan berlangsung hingga Kamis (2/4) mendatang tepat dimulai pada pukul 08.00 WIB sesuai jadwal yang disusun.

Dalam pembukaan Musrenbang Kota Jakarta Utara, terlihat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik juga hadir sejak pukul 07.30 WIB pagi tadi di Gedung Walikota Jakarta Utara.

Kehadiran Taufik dikatakan untuk memenuhi undangan yang telah diberikan Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi kepadanya sebagai anggota legislatif daerah yang berasal dari Jakarta Utara.


"Saya hadir untuk menghadiri undangan dari Walikota," ujar Taufik singkat di Gedung Walikota Jakarta Utara, Kamis.

Saat pembukaan Musrenbang berlangsung, Taufik dan Ahok terlihat duduk berdampingan dan sering bercanda serta berbicara satu sama lain. Kedua tokoh yang kerap dikabarkan berbeda pandangan dalam menyikapi masalah APBD DKI Jakarta tahun 2015 itu terlihat sangat akur saat menghadiri pembukaan Musrenbang pagi ini.

Mereka seolahsepakat untuk berdamai sementara. Kedua orang ini memang sering saling melontarkan pernyataan yang bernada menyerang atau menantang satu sama lain terkait posisi mereka yang strategis di DKI Jakarta.

Taufik salah satunya menyatakan bahwa hak angket DPRD DKI soal APBD 2015 bisa melengserkan Ahok. Sementara Ahok menyebut hak angket adalah dilakukan karena  DPR kurang kerjaan dan menantang mereka untuk memanggil dirinya. Tantangan yang tidak pernah dijawab oleh DPRD DKI

Selain Ahok dan Taufik, terlihat hadir bersama mereka Sekretaris Daerah Saefullah, Kepala Bappeda Tuty Kusumawati, dan Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi. (hel/hel)