"(Tender pembangunan Blok G) lagi di beauty contest kan. Ada tidak pihak swasta yang mau bangun (Gedung Blok G) sekelas Blok A dan Blok B. Kita mau samakan persis (Gedung Blok G dengan Blok A dan B). Jadi Tanah Abang itu yang terkenal kan Blok A dan Blok B, kita ingin (Blok G) sekelas seperti itu," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (1/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada porsi untuk pedagang dengan harga murah seperti (di Blok G Tanah Abang) sekarang. Jadi nanti akan ada subsidi silang," kata Ahok.
Blok G Pasar Tanah Abang diresmikan oleh Joko Widodo saat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada 2 September 2013 silam. Blok ini terdiri dari 1.067 kios. Saat direnovasi di masa Jokowi, Blok ini diperuntukan bagi para pedagang kaki lima yang ditertibkan.
Para PKL yang direlokasi ini semula berdagang di badan jalan sehingga membuat kondisi Tanah Abang semrawut.
Namun belakangan, para pedagang tersebut kembali berjualan di luar karena sepinya pengunjung. Ahok pun sempat mengancam mereka yang kembali berdagang di jalanan akan ditangkap dan disita barang dagangannya. (meg/meg)