"Tak ada pembicaraan khusus dengan beliau (Budi Gunawan) soal wakapolri, biasa saja," kata Badrodin saat berbincang dengan CNN Indonesia, Rabu (8/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengenai kesiapan mengisi jabatan Kapolri, ia berharap masyarakat mendukungnya termasuk untuk melakukan reformasi agar institusi Bhayangkara itu lebih baik. "Mohon doa restu dan siap saja saya (jadi Kapolri). Sekarang juga kan sudah, walau sebagai plt."
Senin lalu, Presiden Joko Widodo akhirnya menyambangi DPR RI untuk memberikan penjelasan atas pengajuan Badrodin menggantikan BG menjadi Kapolri. Usai pertemuan itu, muncul wacana meski gagal mengisi kursi Polri 1, DPR setuju jika BG ditempatkan sebagai wakil Badrodin.
Hingga saat ini, kursi nomor satu di kepolisian masih kosong melompong. Sebelumnya pihak istana sempat menyodorkan nama tunggal Komisaris Jenderal Budi Gunawan ke parlemen, tapi itu dianulir presiden setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Budi menjadi tersangka dalam perkara rekening gendut yang pernah menudingnya beberapa tahun lalu. Setelah menganulir pencalonan Budi, Presiden Jokowi kemudian menyodorkan nama Komisaris Jenderal Badrodin Haiti ke DPR.
(pit)