Seperti diberitakan Detik.com, Mario ditemukan oleh petugas keamanan Bandara Kualanamu. "Tadi kami temukan Mario, sekarang di terminal," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah II di Medan M Nasir kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini Mario memang tengah dalam penyidikan akibat ulah nekatnya menyelinap di ruang roda pesawat Garuda awal April lalu.
Tiar Sitanggang, ibu dari Mario mengatakan, sebelum kabur Mario meningal sepucuk surat untuk keluarganya. Dalam surat yang ditulis tangan Mario menyampaikan rasa terimakasihnya kepada orang tua yang sudah membesarkannya. "Sekarang umurku sudah 21, itu tanda aku sudah sangat dewasa dan mau pergi mencari cara untuk hidup berubah," tutur Mario dalam suratnya.
Kaburnya Mario pastinya membawa hambatan bagi proses hukum perkaranya. Ketua PPNS Kemenhub, Rudi Richardo yang menangani kasus Mario menyesalkan tidak kooperatifnya Mario yang memang tidak ditahan ini.
"Itu pasti menjadi hambatan buat kita jika dalam penyerahan berkas tahap kedua," kata Rudi. (Baca juga: Mario Setahun Riset Menyusup Roda Pesawat, Uji Coba di Medan)
(sur)