Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo menyatakan lolosnya Mario ke area bandara bahkan sampai bisa masuk ke roda pesawat hanya beberapa saat sebelum pesawat lepas landas, mutlak menjadi tanggung jawab pengelola bandara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Petang kemarin, Mario ditangkap petugas Bandara Soekarno-Hatta saat berjalan terhuyung-huyunng di apron atau tempat parkir pesawat, beberapa saat setelah GA177 dari Pekanbaru mendarat. Mario ditangkap dalam kondisi lemah. Beberapa bagian tubuhnya luka-luka.
Vice Corporate Communications Garuda Indonesia Pujobroto mengatakan Mario telah merancang aksi gilanya selama sepuluh hari terakhir. Dia mengamati dengan cermat Bandara Sultan Syarif Kasim II, termasuk saat pesawat-pesawat mendarat dan lepas landas. Mario diduga menyelinap masuk bandara dari kawasan kargo. Dia menggunakan internet untuk mempelajari cara menyelundup ke roda pesawat. (agk)