Siapa nanti yang akan menjadi orang nomor dua di Korps Bhayangkara menurutnya tergantung pada sidang Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Polri. Wanjakti menurutnya akan menggelar sidang pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasalnya dalam Wanjakti nanti perwira yang akan turun adalah dari angkatan 1981 hingga 1987. Maka dari itu jika sudah ditunjuk satu nama maka itu artinya sudah solid. (Baca juga: Suhardi Alius dan Budi Gunawan Hadiri Konsolidasi Polri)
Saat ditanya apakah sosok Komjen Budi Gunawan layak menjadi Wakapolri, Badrodin hanya menjelaskan soal kriteria yang menjadi parameter. Rekam jejak, masalah senioritas, dan kompetensi menjadi beberapa hal yang dipertimbangkan.
"Kami mempertimbangkan rekam jejak yang bersangkutan dan masalah senioritas serta kompetensi," ujarnya.
Saat ini ada delapan perwira berpangkat komisaris jenderal. Mereka adalah Irwasum Komisaris Jenderal Dwi Priyatno, Kabaharkam Komisaris Jenderal Putut Eko Bayuseno, dan Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso.
Ada pula Kepala Badan Narkotika Nasional Komisaris Jenderal Anang Iskandar, Kabaintelkam Komisaris Jenderal Djoko Mukti Haryono, Kalemdikpol Komisaris Jenderal Budi Gunawan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Komisaris Jenderal Saud Usman Nasution, serta Sekretaris Utama Lemhanas Komisaris Jenderal Suhardi Alius. (Baca juga: Pemilihan Wakapolri Mungkin Diadakan Hari Ini) (sur)