"Saya tawarkan TNI dan Polri kalau tidak ada latihan perang kan mereka kosong, bisa dikaryakan. Kalau Pemda merekrut orang daripada kita mencari pekerja harian lepas tidak disiplin, kenapa kita tidak rekrut TNI dan Polri menjadi supervisinya. Jadi mandornya, pengawasnya (para PHL)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahok pada pagi tadi juga mengatakan bahwa selama ini Pemprov DKI Jakarta telah bekerja sama dengan tiga pihak dalam menegakkan peraturan dan menjalankan penertiban di Jakarta.
"Pemprov DKI punya tiga mitra, yaitu TNI, Polri, dan Pemda. Kalau kamu lihat kalau (Pemprov) sedang melakukan penertiban di belakang Satpol PP pasti ada anggota Polri atau TNI. Jadi (penggunaan tenaga TNI dan Polri) sesuatu hal yang biasa saja," ujar Ahok. (obs)