Polri: Jangan Ikut Campur Pemilihan Wakapolri

Rinaldy Sofwan, CNN Indonesia | Selasa, 21/04/2015 12:40 WIB
Polri: Jangan Ikut Campur Pemilihan Wakapolri Kapolda Bali Irjen Pol Ronny F. Sompie (tengah) berbincang dengan Kadiv Humas Brigjen Pol. Anton Charliyan (kanan)dan mantan Kapolda Bali Irjen Pol. Benny Mokalu (kiri) pada serah terima jabatan (sertijab) di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (17/3). Dalam kesempatan tersebut sejumlah kapolda dan jabatan Kadiv Humas Polri di serahterimakan. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Markas Besar Kepolisian Negara menegaskan hingga saat ini belum ada nama calon Wakil Kepala Polri yang terpilih.

Menurut Kepala Divisi Humas Inspektur Jenderal Anton Charliyan, proses pemilihan melalui Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) hingga saat ini belum dilakukan.

"Menurut Pak Kapolri, Wanjakti kemungkinan hari ini. Sampai saat ini belum ada nama yang masuk," kata Anton di Mabes Polri, Selasa (21/4).


Walau demikian, dia menyatakan, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat ini masih berada di Bandung, sehingga rencana pelaksanaan Wanjakti pun belum dapat dipastikan

Anton juga mengatakan, pemilihan Wakapolri bersifat rahasia dan tidak boleh dibeberkan sebelum pengumuman resmi. "Tolong dihargai karena ini urusan rumah tangga Polri," ujarnya.

Bahkan anggota Wanjakti sendiri menurutnya tak boleh membeberkan nama yang dipilih sebagai wakapolri. Karena itu, dia berharap pihak eksternal Polri untuk tidak merecoki urusan internal.

"Dari luar boleh saja masukan tapi jangan ikut campur. Di sini terkesan jabatan Polri dipolitisi. Bagaimana rasanya rumah tangga direcoki terus. Ini pasti ada sesuatu," ujar Anton.

Pagi ini, Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta Pane menyatakan telah digelar Wanjakti Plus yang memutuskan untuk memilih Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan untuk mengisi posisi Tribrata 2.

"Informasi yang diperoleh IPW dalam Wanjakti Plus itu internal Polri sangat solid dan semua jenderal yang ikut Wanjakti Plus menandatangi persetujuan Komjen Budi Gunawan menjadi Wakapolri menggantikan Komjen Badroddin Haiti yang diangkat presiden menjadi Kapolri," kata Neta dalam keterangan tertulisnya.

Dia juga mengatakan, hasil dari Wanjakti Plus telah diajukan ke Presiden Joko Widodo. Karena itu, dia berharap Mabes Polri segera mengumumkan dan melantik Budi Gunawan sebagai Wakapolri. (Baca juga: Muncul Setelah Dua Bulan Hilang, Budi Gunawan Tetap Bungkam) (sur/sur)