DPRD Gelar Paripurna Bahas 'Rapor Merah' Ahok

Lalu Rahadian, CNN Indonesia | Kamis, 23/04/2015 09:15 WIB
DPRD Gelar Paripurna Bahas 'Rapor Merah' Ahok Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta dengan agenda mendengarkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atas pemakaian APBD DKI Jakarta 2014 di Ruang Paripurna DPRD DKI Jakarta, Senin (6/4). (CNN Indonesia/Lalu Rahadian)
Jakarta, CNN Indonesia -- DPRD DKI Jakarta akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2014 pada Kamis (23/4) siang nanti.

Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dijadwalkan akan menghadiri agenda paripurna nanti pada pukul 13.30 WIB. Dalam rapat paripurna tersebut, DPRD akan memberikan beberapa penilaian dan rekomendasi atas LKPJ yang telah diberikan Ahok—sapaan Basuki—pada Senin (6/4) lalu.

"Penilaian dan rekomendasi (terhadap LKPJ), keduanya diberikan dan terdiri dari 11 penilaian serta lima rekomendasi. Salah satu (penilaiannya) mengenai pencapaian target APBD 2014 yang tidak tercapai," ujar anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Prabowo Soenirman melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Rabu (22/4) malam.


DPRD DKI Jakarta juga memiliki rekomendasi agar Ahok dan para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov DKI Jakarta dapat bekerja lebih keras lagi pada tahun ini. DPRD menurut Prabowo juga berharap wacana pembangunan yang sering dikatakan Ahok dapat terwujud kedepannya.

"Rekomendasi kami, agar Gubernur dan aparatnya bekerja keras dan tidak banyak wacana saja," kata Prabowo.

Sebelumnya, Rapat Pimpinan Gabungan DPRD DKI Jakarta menilai kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beserta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada tahun lalu dengan nilai merah.

Buruknya kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada tahun 2014 tercermin dalam rendahnya pendapatan daerah yang 'hanya' tercapai 66,80 persen, atau Rp 43,4 triliun dari target Rp 65 triliun, pada tahun lalu.

Selain itu, realisasi belanja yang hanya mencapai angka 59,32 persen, atau Rp 37,7 triliun dari Rp 63,6 triliun, juga menjadi salah satu faktor utama munculnya nilai merah dalam penilaian Pimpinan Gabungan DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur atas penggunaan APBD Tahun Anggaran 2014. (Baca juga: LKPJ Ahok, Banggar DPRD: Kinerja Pemprov DKI Rendah) (sur/sur)